Daily Report | IHSG Kembali di bawah Level 6.000

Pelemahan IHSG selama 6 hari berturut-turut menyebabkan indeks acuan ini ditutup dibawah level 6.000 untuk pertama kalinya pada tahun 2021. Meski masih minim katalis positif, investor akan mulai mencermati mulainya musim laporan keuangan setelah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) merilis kinerja tahun 2020. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak pada rentang 5.835 – 6.195.

Daily Report | Wall Street Anjlok

Pelemahan bursa global berpotensi untuk menekan IHSG ditengah masih minimnya katalis positif. Adapun di tengah pelemahan kemarin, sudah mulai terlihat adanya aksi beli yang ditandai dengan terbentuknya candlestick hammer. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.000 – 6.300.

Daily Report | Kasus Global Tembus 100 Juta

IHSG masih terus melanjutkan pelemahan yang ditandai dengan anjoknya harga saham-saham emiten BUMN lapis dua. Namun kabar positif datang dari investor asing yang masih membukukan net buy sebesar Rp 346 miliar. Secara teknikal, IHSG cenderung masih akan fluktuatif dengan rentang pergerakan di level 6.090-6.400.

Daily Report | Minim Katalis Positif

Minimnya katalis positif menyebabkan IHSG kembali terkoreksi untuk hari ketiga berturut-turut. Perhatian pelaku pasar tertuju pada perkembangan seputar polemik dana investasi BPJS Ketenagakerjaan. Secara teknikal, IHSG hari ini berpotensi untuk rebound dengan rentang pergerakan di 6.148 – 6.450.

Weekly Report | 25 Januari 2021

Rilis angka GDP Amerika Serikat untuk periode kuartal IV/2020 akan menjadi katalis yang berpotensi menggerakkan bursa saham pada pekan ini. Dari dalam negeri, minimnya rilis data ekonomi menyebabkan pergerakan IHSG akan cenderung terkonsolidasi. Namun, investor akan menunggu kabar dari hasil pemilihan pemimpin Lembaga Pengelola Investasi (Sovereign Wealth Fund).