Ketidakpastian Pemulihan Ekonomi Global

Hal ini membuat pelaku pasar agresif melakukan aksi beli pada Surat Utang Negara (SUN) calon benchmark 2022. Seri FR0090, FR0091, dan FR0092 catatkan penurunan yield dalam kisaran 3,6 bps hingga 8,3 bps kemarin.

Pasar SUN Menguat

Selain mencermati harga komoditas global, pelaku pasar menantikan rilis data Gross Domestic Product (GDP) Amerika Serikat (AS) periode 3Q21 yang secara konsensus diproyeksikan tumbuh 3% QoQ. Pergerakan pasar Surat Utang Negara (SUN) awal pekan, juga merespon komentar dari Ketua the Fed pada Jumat pekan lalu, yang menyatakan belum waktunya untuk menaikkan suku bunga.

Daily Report | 26 Oct 2021

Untuk hari ini, IHSG berpotensi untuk mengalami technical rebound dengan proyeksi rentang pergerakan di 6.600-6.750.

Aksi Beli Selektif Akhir Pekan

Sejumlah pelaku pasar melakukan aksi beli selektif, ditengah kenaikan yield UST10Y yang sempat menyentuh level 1,7%.

Weekly Report | 25 Oct 2021

Pelaku pasar akan mencermati perkembangan hal ini terhadap harga-harga komoditas global, di mana apabila terjadi penurunan maka berpotensi untuk menjadi penekan pada saham-saham di sektor energi dan pertambangan.

Daily Report | 25 Oct 2021

Meski mampu menguat 0,16% sepanjang pekan lalu; trend kenaikan IHSG terlihat mulai tertahan di kisaran level all-time high.

Daily Report | 22 Oct 2021

IHSG mengalami koreksi 0,35% di tengah transaksi net buy asing yang masih tercatat sebesar Rp 531 miliar. Sektor energi memimpin pelemahan sebesar 3,26%; seiring mulai terjadinya koreksi pada harga-harga komoditas global. Menjelang akhir pekan, pergerakan IHSG diperkirakan masih akan melanjutkan konsolidasi pada rentang 6.600-6.750.

Investor Minati PBS031 dan PBS029

Pelaku pasar minati seri PBS031 dan PBS029 dalam lelang Sukuk Selasa lalu. Tenor pendek dan imbalan yang tinggi, membuat kedua seri tersebut catatkan penawaran masuk hingga IDR 10,5 triliun dan IDR 14,4 triliun.

Daily Report | 21 Oct 2021

Meski melemah tipis pada perdagangan (19/10); momentum positif IHSG terlihat masih terjaga dengan akumulasi net buy asing mencapai Rp 513 miliar. Rotasi keluar dari saham-saham ekonomi baru terlihat masih berlanjut, ditandai dengan turunnya indeks sektor teknologi sebesar 1,57%. Secara teknikal, IHSG berpotensi untuk kembali menguji level all-time high dengan rentang pergerakan di 6.600-6.750.