Daily Report | 2 Nov 2021
Hari ini IHSG berpeluang untuk kembali melemah dengan kisaran rentang pergerakan di 6.500-6.627.
Hari ini IHSG berpeluang untuk kembali melemah dengan kisaran rentang pergerakan di 6.500-6.627.
Yield tenor panjang FR0083 stabil di bawah level psikologis 7%, seiring sentimen pasar yang memburuk dan memicu aksi beli aset safe haven.
Memasuki bulan November, pergerakan bursa saham berpotensi dipengaruhi oleh beberapa rilis data ekonomi penting.
Pergerakan indeks acuan berpeluang menguat dengan proyeksi rentang di 6.560-6.680.
Semua Surat Utang Negara (SUN) benchmark catatkan kenaikan yield lebih dari 1 bps kemarin. Data Gross Domestic Product (GDP) Annualized QoQ AS periode 3Q21 berada di level 2%, atau lebih rendah dari proyeksi pasar sebesar 2,6%.
Menjelang akhir pekan, indeks acuan berpeluang untuk mengalami rebound teknikal dengan proyeksi pergerakan pada area 6.500-6.680.
Yield Surat Utang Negara (SUN) seri benchmark 20-tahun FR0083 turun 8,2bps ke level 6,98%. Selain yield yang masih atraktif, FR0083 tawarkan kupon tinggi hingga 7,50% atau tertinggi dibanding benchmark lainnya yang tawarkan kupon antara 5,50% hingga 6,50%.
IHSG kembali terkoreksi sebesar 0,82% dipicu oleh penurunan pada 9 dari 11 indeks sektoral. Pelemahan nilai tukar rupiah serta turunnya harga-harga komoditas global menjadi faktor penekan bagi pergerakan pasar saham. Secara teknikal, IHSG hari ini berpeluang untuk mengalami rebound dengan proyeksi rentang pergerakan di 6.590-6.680.
IHSG masih berpeluang untuk menguat terbatas dengan perkiraan rentang pergerakan di area 6.638-6.687.