Weekly Report | 25 Maret 2024
NADA DOVISH FEDERAL RESERVE MEMBAWA SENTIMEN BULLISH PADA MARKET GLOBAL YANG SIBUK DENGAN KEBIJAKAN MONETER BANK SENTRAL PADA PEKAN LALU.
NADA DOVISH FEDERAL RESERVE MEMBAWA SENTIMEN BULLISH PADA MARKET GLOBAL YANG SIBUK DENGAN KEBIJAKAN MONETER BANK SENTRAL PADA PEKAN LALU.
Nasdaq ditutup naik 0.2% di rekor tertinggi 16428,82 pada perdagangan hari Jumat (22/03/24), berkat menguatnya saham-saham Teknologi di tengah ekspektasi para investor bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga secepatnya pada bulan Juni.
Para gubernur bank sentral AS mempertahankan suku bunga acuan/biaya pinjaman tidak berubah dan mengindikasikan bahwa mereka masih memperkirakan akan menurunkan suku bunga sebesar 75 bps pada akhir tahun 2024.
Tiga indeks saham utama Wall Street mencatat rekor penutupan tertinggi untuk hari kedua berturut-turut pada perdagangan Kamis (21/03/24) setelah Federal Reserve meyakinkan investor mengenai prospek penurunan suku bunga tahun ini, sementara saham-saham perusahaan pembuat chip menguat menyusul outlook optimis dari Micron Technology.
The Fed mengatakan bahwa mereka memproyeksikan Fed Fund Rate akan merosot ke level 4.6% di tahun depan, dengan demikian perkiraan 3x pemotongan suku bunga masih tetap sama dengan proyeksi awal di bulan Desember.
Saham global melonjak naik dan S&P500 ditutup di atas level 5200 untuk pertama kalinya pada perdagangan Rabu (20/03/24), setelah Federal Reserve memutuskan suku bunga tak berubah pada level 5.25% – 5.50% dan memberikan indikasi akan ada 3x pemotongan suku bunga acuan tahun ini, meredakan kecemasan para pelaku pasar bahwa angka Inflasi AS yang cenderung memanas belakangan ini akan membuat The Fed akan pertahankan suku bunga tinggi.
Perseroan adalah suatu perseroan terbatas terbuka yang didirikan berdasarkan Akta Perseroan Terbatas PT Cahaya Bumi Rezeki No. 158 tanggal 19 September 2016, dibuat di hadapan Ferry Sanjaya, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Barat, akta mana telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0043159.AH.01.01.
Para investor menunggu keputusan Federal Reserve hari ini (sekitar jam 01.00 WIB hari Kamis). Menimbang tingkat Inflasi AS terakhir yang masih di atas target The Fed 2%, proyeksi ekonomi AS terbaru mengatakan bahwa mungkin saja pemotongan suku bunga The Fed tidak akan sebanyak 3x seperti yang diperkirakan sebelumnya.
S&P500 ditutup di level rekor terbaru 5178.48 pada perdagangan Selasa (19/03/24) sementara DJIA memimpin penguatan dengan naik sebesar 0.8%, didukung oleh saham-saham Energi dan pelemahan pada yield US Treasury seiring para investor menunggu keputusan Federal Reserve hari ini (sekitar jam 01.00 WIB hari Kamis).