XA Geopolitical Update | Middle East Under Fire : US-Israel v Iran, Afghanistan v. Pakistan
XA Geopolitical Update | Middle East Under Fire : US-Israel v Iran, Afghanistan v. Pakistan By … [Read more…]
XA Geopolitical Update | Middle East Under Fire : US-Israel v Iran, Afghanistan v. Pakistan By … [Read more…]
XA Company Insights | PT Total Bangun Persada Tbk. (TOTL) By Ezaridho Ibnutama (Head of Research) … [Read more…]
IHSG kembali terkoreksi sejauh -1.04% menjadi 8235.36 seiring kekhawatiran terkait dengan outflow akibat rebalancing MSCI, kekhawatiran pasar mengenai kondisi fiskal Indonesia. Tetap berpegang pada saham sektor komoditas yang akan menjadi tema trading sepanjang tahun ini seiring dengan kenaikan komoditas minyak, emas, nikel.
BBNI membukukan laba bersih terkontraksi sebesar -6.6% YoY menjadi IDR 20.0T di FY25 dikarenakan peningkatan biaya provisi yang dilakukan manajemen dengan lebih konservatif
khususnya di 4Q25
FY25 Charter Contracts And Shipyard Revenue Slightly Below Water, Only Spot Jumping Out. FY25 Charter contract revenue decreased -10.08% YoY to USD 115.14, and FY25 Shipyard segment anchored down -7.98% YoY to USD 19.37 mn. However, FY25 Spot contracts is the only segment jumping out by 25.93% YoY to have USD 20.41 mn. Others segment faced a major leak with a -60.8% YoY to USD 44,808. Overall FY25 revenue dipped down -6.23% to USD 155.32 mn.
IHSG kembali menguat sejauh +0.5% ke level menjadi 8322.2 seiring reboundnya beberapa saham komoditas dan grup konglomerasi. Tetap lakukan buy on weakness untuk saham sektor komoditas yang akan menjadi tema trading sepanjang tahun ini seiring dengan kenaikan komoditas minyak, emas, nikel.
IHSG kembali mengalami koreksi -1.37% ke level menjadi 8290.83 seiring koreksi beberapa saham komoditas dan grup konglomerasi. Lakukan buy on weakness untuk saham sektor komoditas yang akan menjadi tema trading sepanjang tahun ini, terutama minyak seiring dengan kenaikan komoditas minyak, emas, nikel.
Harga minyak melemah tipis pada Senin, meski masih bertahan di level tertinggi enam bulan. Pasar bersikap hati-hati menjelang putaran ketiga pembicaraan nuklir antara AS dan Iran, serta meningkatnya ketidakpastian ekonomi global akibat gejolak tarif AS. IHSG kembali menguat +1.5% ke level menjadi 8396.08.
CPIN delivered a stronger 3Q25 performance after softer conditions in 2Q25. Revenue increased +5% YoY (+14% QoQ) to IDR 17.54 tn, supported by a rebound in broiler prices, which rose +7.9% QoQ to IDR 22,685/kg (vs. IDR 21,021/kg in 2Q25). As a result, 9M25 revenue edged up +1.8% YoY to IDR 50.6 tn, reaching 72% of our FY25F forecast.