Pemerintah Selasa Depan Kembali Lelang Sukuk, Targetnya IDR 8 Triliun
Minyak melonjak, didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik akibat Konflik Timur Tengah.
Minyak melonjak, didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik akibat Konflik Timur Tengah.
Saham global jatuh pada hari Kamis, terbebani oleh perdagangan yang lesu pada hari Kamis (03/10/24) di bursa utama AS dan kawasan utama lainnya, sementara harga Minyak melonjak, didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik akibat Konflik Timur Tengah.
Pada perdagangan hari Rabu (02/10/24) US Dollar menguat dan harga Minyak memangkas kenaikan sebelumnya, seiring para investor mencerna data ekonomi AS dan dengan cemas menunggu respons Israel atas serangan rudal Iran sehari sebelumnya.
Indeks ekuitas global MSCI sedikit melemah pada perdagangan hari Rabu (02/10/24) sementara US Dollar menguat dan harga Minyak memangkas kenaikan sebelumnya, seiring para investor mencerna data ekonomi AS dan dengan cemas menunggu respons Israel atas serangan rudal Iran sehari sebelumnya.
Para investor meninggalkan aset berisiko seiring meningkatnya kekhawatiran tentang eskalasi KONFLIK TIMUR TENGAH setelah Iran meluncurkan beberapa rudal ke Israel sebagai balasan atas kampanye Israel terhadap sekutu Iran yaitu Hizbullah di Lebanon.
S&P 500 turun 1% pada perdagangan tanggal pertama bulan October di hari Selasa kemarin karena para investor meninggalkan aset berisiko seiring meningkatnya kekhawatiran tentang eskalasi KONFLIK TIMUR TENGAH setelah Iran meluncurkan beberapa rudal ke Israel sebagai balasan atas kampanye Israel terhadap sekutu Iran yaitu Hizbullah di Lebanon.
BYE SEPTEMBER, HELLO OCTOBER! Indeks ekuitas global MSCI turun pada hari Senin dan US DOLLAR naik setelah Chairman Federal Reserve JEROME POWELL meredam harapan untuk pemotongan suku bunga besar selanjutnya, sementara futures MINYAK berakhir datar setelah sesi yang volatile imbas kekhawatiran mengenai eskalasi KONFLIK TIMUR TENGAH.
BYE SEPTEMBER, HELLO OCTOBER! Indeks ekuitas global MSCI turun pada hari Senin dan US DOLLAR naik setelah Chairman Federal Reserve JEROME POWELL meredam harapan untuk pemotongan suku bunga besar selanjutnya, sementara futures MINYAK berakhir datar setelah sesi yang volatile imbas kekhawatiran mengenai eskalasi KONFLIK TIMUR TENGAH.
APAKAH EKONOMI AS AMAN DARI RESESI & BERGERAK KE ARAH SOFT LANDING DALAM USAHA PENGENDALIAN INFLASI MEREKA?