Weekly Report | Redam Tekanan Pasar, Emiten BUMN Karya Putuskan Buyback

Presiden Jokowi merevisi APBN 2020 guna menangani penyebaran wabah COVID-19 dan menstimulasi pertumbuhan ekonomi. Beranjak ke pasar saham, kebijakan OJK dan BEI terkait buyback saham tanpa RUPS sebagai upaya nyata menstimulasi perdagangan saham direspons oleh emiten konstruksi BUMN Karya, seperti WIKA, WSKT, PTPP, dan ADHI. WIKA mencatatkan kenaikan laba FY19 hingga 26% disokong oleh pendapatan proyek Joint Operation (JO) dan Kerjasama Operasional (KSO). NHKSI merekomendasikan WIKA sebagai saham pilihan pekan ini yang diperkirakan akan mencapai target harga Rp1.770 berdasarkan P/E trailing band 8,1x.

Daily Report | S&P Revisi Prospek Utang Indonesia

Dow Jones menguat 2,99% ke level 24.242 ditopang oleh Boeing Co. (+14,72%) dan Exxon Mobil Corp. (+10,40%). Selain itu, rencana Trump untuk mengaktifkan kembali ekonomi yang terhenti karena karantina Corona dan harapan pada remdesivir–obat penangkal virus Corona–yang diproduksi oleh Gilead mendorong laju Dow Jones di zona hijau. Di sisi domestik, revisi S&P Global atas peringkat utang Indonesia menjadi topik utama.

Daily Report | Musim Pembagian Dividen Dimulai

Dow Jones meningkat tipis 0,14% ke level 23.537 ditopang oleh penguatan saham Netflix Inc (+2,91%) dan Amazon (+4,36%). Di sisi domestik, sejumlah emiten yang melantai di IHSG dan termasuk dalam IDX High Dividend 20 akan menyalurkan dividen, bahkan beberapa dari emiten tersebut telah mengumumkan besaran dividen FY19.

Daily Report | Neraca Perdagangan Maret Mencatatkan Surplus

Dow Jones melemah 1,86% ke level 23.504 karena data penjualan ritel AS pada Maret menurun 8,7 persen. Sekilas ekonomi domestik, BPS merilis data neraca perdagangan Indonesia pada Maret yang membukukan surplus USD740 juta.

Daily Report | BI Menahan Suku Bunga Acuan

Dow Jones menguat 2,39% ke level 23.949. Di sisi domestik, BI memutuskan untuk mempertahankan BI 7-DRRR di level 4,50% sembari tetap berupaya meningkatkan pelonggaran moneter. Hari ini, pelaku pasar menantikan rilis data neraca perdagangan.

Daily Report | Investor Menanti Keputusan BI-7DRRR

The Dow Jones melemah 1,39% ke level 23.390 jelang musim laporan keuangan lantaran terdampak pandemi. Di sisi domestik, investor menanti hasil RDG BI. Sementara itu, OPEC sepakat memangkas produksi sebanyak 9,7 juta barel per hari mulai Mei.

Daily Report | Paket Stimulus Ekonomi Meredam Gejolak Pasar

Dow Jones menguat 1,22% ke level 23.719 setelah the Fed menyatakan akan menyuntikkan bantuan ekonomi senilai USD2,3 triliun. Meski stimulus ekonomi penopang kinerja perekonomian mampu mengurangi kecemasan investor, kami menyarankan investor untuk tetap mencermati rilis laporan keuangan FY19 dan aksi korporasi emiten.

Daily Report | DKI Jakarta Memberlakukan PSBB

Dow Jones menguat 3,44% ke level 23.433 di tengah indikasi wabah corona virus yang hampir mencapai titik puncak, optimisme paket stimulus lanjutan, dan langkah pembukaan kembali aktivitas perekonomian AS. Di sisi domestik, pemerintah provinsi DKI Jakarta menerapkan PSBB untuk memutus mata rantai penularan COVID-19. Cermati emiten-emiten yang terdampak pemberlakuan PSBB.