Pemerintah Menggelontorkan Stimulus PEN Rp150 Triliun
Stimulus PEN senilai Rp150 triliun melindungi sektor komerisal, UMKM terutama, dari dampak merusak COVID-19
Stimulus PEN senilai Rp150 triliun melindungi sektor komerisal, UMKM terutama, dari dampak merusak COVID-19
Dow Jones melemah 1,59% ke level 24.206, ditekan oleh penurunan saham Boeing Co. (-3,69%) dan Procter & Gamble Co. (-3,24%). Di sisi domestik, BI memutuskan untuk mempertahankan BI-7DRRR di level 4,50% dan tetap mempertahankan suku bunga deposit facility sebesar 3,75 persen dan suku bunga lending facility sebesar 5,25 persen.
Dow Jones menguat 3,85% ke level 24.597 setelah Moderna mengumumkan hasil positif uji coba vaksin COVID-19 di tahap awal dan komitmen the Fed untuk meluncurkan masif stimulus. Di sisi domestik, investor menantikan kebijakan BI-7DRRR.
Insetif pajak COVID-19 memperingan beban aktivitas operasional pelaku usaha retail
Meskipun neraca the Fed menunjukan lonjakan USD6,77 triliun untuk paket stimulus COVID-19, investasi the Fed berupa obligasi, asset, atau Treasury AS menunjukan sedikit peningkatan
Semua sektor hampir mengalami tekanan berat karena wabah COVID-19. Namun, kami mengamati GGRM mampu mencetak kinerja keuangan positif selama 1Q20, ditopang tren stabil konsumsi rokok di tengah pelemahan daya beli masyarakat. NHKSI merekomendasikan GGRM sebagai saham pilihan yang diperkirakan akan mencapai target harga Rp61.800 berdasarkan P/E trailing band sebesar 15,3x.
Dow Jones menguat 0,25% ke level 23,685 lantaran laporan penjualan ritel AS April lebih buruk dari perkiraan dan berita upaya AS mencegah Huawei Technologies Tiongkok menggunakan teknologi Amerika. Di sisi domestik, BPS mencatatkan defisit USD350 juta pada April 2020 atau jauh lebih kecil dibandingkan defisit April 2019.
Stabilitas sistem keuangan berstatus waspada lantaran pandemi COVID-19 yang turut menghambat aktivitas usaha memperikan dampak negatif terhadap perekonomian Indonesia.
Rasio NPL pada Maret 2020 menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan posisi Desember 2019. Laju peningkatan ini terutama dipengaruhi oleh sektor transportasi, industri pengolahan, perdagangan, dan kredit konsumsi.