Angin Segar Omnibus Law bagi Saham-saham Konstruksi
RUU Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR diperkirakan akan membawa beberapa dampak positif bagi sektor konstruksi
RUU Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR diperkirakan akan membawa beberapa dampak positif bagi sektor konstruksi
Dari dalam negeri, perkembangan mengenai bantuan stimulus AS di tengah minimnya sentimen dari domestik, diperkirakan akan membuat IHSG melanjutkan fase konsolidasi dengan kecenderungan melemah. Secara teknikal, rentang pergerakan IHSG untuk hari ini berada di antara 5.057-5.132.
Ketegangan hubungan antara Tiongkok dan Australia berimbas kepada perlarangan impor batubara.
Setelah kemarin mampu menguat pasca pengumuman GDP Tiongkok, hari ini belum terlihat ada sentimen baru bagi IHSG. Pelaku pasar masih akan menunggu rilis laporan keuangan Q3/2020. Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih akan berada di fase konsolidasi pada rentang 5.081 – 5.191.
IHSG berhasil rebound dan berada di zona hijau walaupun data-data ekonomi menunjukkan perkembangan yang kurang menggembirakan. Disisi lain, pelaku pasar merespon positif pengesahan UU Cipta Kerja yang diproyeksikan akan membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
Pergerakan IHSG pada pekan lalu mampu menguat sebesar 1% secara mingguan di tengah rilis data neraca perdagangan serta keputusan Bank Indonesia untuk menahan suku bunga acuan. Pada pekan ini, investor akan mencermati pengumuman angka GDP Q3/2020 dari Tiongkok yang diperkirakan masih akan melanjutkan pertumbuhan dari kuartal sebelumnya.
IHSG kemarin dilanda aksi profit taking yang cukup besar setelah mengalami reli kenaikan selama hampir 2 minggu. Secara teknikal, candlestick telah membentuk pola evening star yang memberikan sinyal pembalikan arah.
Dari dalam negeri, investor akan mencermati rilis neraca perdagangan Indonesia hari ini. Secara konsensus, posisi neraca perdagangan diperkirakan masih akan mengalami surplus sebesar USD2,6 miliar. Secara teknikal, reli kenaikan IHSG telah membawa posisi saat ini berada di area resistance dengan indikator RSI mulai menunjukkan indikasi overbought.
Pergerakan IHSG hari ini masih akan dipengaruhi oleh perkembangan seputar UU Cipta Kerja yang masih diwarnai aksi penolakan. Namun pasar juga mendapat kabar baik dari kasus harian Covid-19 di Indonesia yang turun di bawah 4.000 kasus selama 2 hari terakhir. Secara teknikal, posisi IHSG berada di Bollinger Band atas dengan ruang gerak untuk penguatan semakin terbatas.