Daily Report | Menjelang Pelantikan Biden

IHSG terkoreksi menyusul berlanjutnya aksi profit taking pada saham-saham yang telah mengalami kenaikan signifikan. Indikasi ini terlihat dari pelemahan terbesar yang dicatat oleh sektor cyclical seperti pertambangan dan properti. Secara teknikal, hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.288 – 6.472.

Daily Report | Rotasi ke Saham Kapitalisasi Besar

Penguatan IHSG di awal pekan ini diwarnai oleh koreksi pada saham-saham lapis dua dan tiga hingga mencapai batas bawah (Auto Reject). Hal ini menandakan pelaku pasar kembali beralih ke saham-saham berkapitalisasi besar (big caps). Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.316-6.472.

Weekly Report | 18 Januari 2021

Pelantikan Presiden AS terpilih Joe Biden yang dijadwalkan pada tanggal 20 Januari 2021 akan menjadi fokus dari mancanegara. Dari sentimen domestik, investor akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diproyeksikan akan tetap menahan suku bunga acuan di level 3,75%. Secara teknikal, IHSG masih cukup rentan terkoreksi pasca mengalami reli panjang sejak bulan Oktober 2020.

Daily Report | Rilis Data GDP Tiongkok

Sepanjang pekan lalu, IHSG masih mampu menguat sebesar 1,85%, meskipun ditutup melemah pada hari Jumat. Memasuki pekan baru, para pelaku pasar akan mencermati beberapa sentimen antara lain: rilis data GDP Tiongkok, pelantikan presiden AS serta hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia. Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.342 – 6.472.

Daily Report | Neraca Dagang Diprediksi Surplus

IHSG masih melanjutkan fase konsolidasi setelah menguat lebih dari 7% sejak awal tahun. Dari kalender ekonomi, investor akan mencermati rilis neraca perdagangan yang diproyeksikan masih surplus sebesar USD 2,3 miliar. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan bergerak pada rentang 6.350 – 6.560.

Sentimen Vaksinasi Covid-19

Setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terbitkan izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 Sinovac, menjadi sentimen penggerak utama pasar obligasi kemarin.