Suku Bunga Rendah the Fed
Bank Sentral AS (the Fed) kembali mempertahankan the Fed Rate tetap rendah, walaupun perekonomian Amerika Serikat (AS) pulih lebih cepat dari perkiraan.
Bank Sentral AS (the Fed) kembali mempertahankan the Fed Rate tetap rendah, walaupun perekonomian Amerika Serikat (AS) pulih lebih cepat dari perkiraan.
Berlanjutnya rebound IHSG mampu mengantarkan indeks acuan tersebut ditutup menembus level 6.000. Penguatan ditopang oleh sektor pertambangan yang naik sebesar 2,01%, seiring dengan membaiknya harga-harga komoditas dunia. Menjelang akhir pekan, IHSG cukup rawan terhadap aksi profit taking dengan proyeksi rentang pergerakan di 5.950 – 6.030.
Sikap wait and see pelaku pasar menantikan komentar the Fed terkait dengan inflasi. Semua Surat Utang Negara (SUN) seri benchmark catatkan kenaikan yield sekitar 3 bps, dengan yield FR0087 ditutup di level 6,48%.
IHSG berhasil ditutup pada zona hijau setelah melemah selama 2 hari sebelumnya. Investor masih cenderung bersikap wait and see di tengah minimnya sentimen baru, sambil menunggu rilis PDB Indonesia kuartal I/2021. Pergerakan IHSG hari ini diperkirakan masih cenderung mendatar pada rentang 5.900 – 6.000.
Hasil penawaran masuk sejumlah lelang Surat Berharga Negara (SBN) terakhir, mengindikasikan pemulihan kondisi pasar obligasi domestik.
Dari bursa domestik, pelemahan IHSG terlihat mulai terbatas ditengah koreksi yang terjadi pada mayoritas indeks saham global. Sentimen utama masih datang dari eksternal, seperti ledakan kasus Covid-19 di India dan pemulihan ekonomi AS yang diperkirakan berjalan cepat. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan masih akan melanjutkan konsolidasi pada rentang 5.900 – 6.000.
Pasar SUN awal pekan kembali ditutup beragam, dengan SUN acuan 10-tahun FR0087 catatkan yield di level 6,42%, berdasarkan data NH Korindo Sekuritas Indonesia.
Dari bursa domestik, aksi profit taking kembali membawa IHSG turun ke bawah level 6.000 diiringi dengan aksi jual bersih dari investor asing. Dari beberapa emiten yang telah merilis laporan keuangan kuartal I/2021, terlihat masih mampu membukukan pertumbuhan laba bersih yang solid. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways pada kisaran 5.900 – 6.000.
Pergerakan pasar SUN sepekan, di tengah kebijakan pembatasan aktivitas mudik. Sejumlah pelaku pasar menilai kebijakan ini menghilangkan momentum kenaikan konsumsi masyarakat, yang menyumbang 57% ekonomi nasional.