Yield UST Naik, Pasar SUN Mixed
Yield US Treasury (UST) naik dalam perdagangan Kamis, jelang rilis data klaim pengangguran. Yield UST 10-tahun naik ke 1,59%, dengan UST 30-tahun naik ke 2,27%.
Yield US Treasury (UST) naik dalam perdagangan Kamis, jelang rilis data klaim pengangguran. Yield UST 10-tahun naik ke 1,59%, dengan UST 30-tahun naik ke 2,27%.
Meski sempat menembus kembali level 5.900; penguatan IHSG kemarin tertahan oleh saham bank besar yang melemah menjelang penutupan. Investor akan mencermati berbagai rencana aksi korporasi yang sedang cukup marak terjadi. Menjelang akhir pekan, IHSG akan mencoba untuk menguat terbatas dengan proyeksi rentang pergerakan di level 5.800 – 5.975.
Posisi yield SUN 10-tahun FR0087 di sekitar 6,50%, tetap atraktif ditengah BI 7-DRRR yang tetap bertahan 3,50% periode Mei 2021.
Dari bursa domestik, kenaikan volume transaksi serta aksi beli bersih asing diharapkan dapat melanjutkan penguatan IHSG. Investor menyambut baik keputusan Bank Indonesia untuk mempertahankan tingkat suku bunga dan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2021. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan bergerak konsolidatif dengan kecenderungan menguat pada rentang 5.750 – 5.850.
Berdasarkan survei, suku bunga acuan Bank Indonesia (BI 7-DRRR) periode Mei, bertahan di level 3,50% atau level terendah sepanjang sejarahnya.
Berlawanan dengan mayoritas bursa global, IHSG kembali melanjutkan pelemahan di awal pekan. Para pelaku pasar akan menanti pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia hari ini; serta pandangan bank sentral terhadap perekonomian Indonesia. Untuk hari ini, IHSG akan mencoba untuk rebound dengan proyeksi pergerakan pada level 5.742 – 5.853.
Bank Indonesia (BI) mencatatkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) surplus USD 4,1 miliar 1Q21, atau lebih baik dibanding 4Q20 yang defisit senilai USD 0,2 miliar.
Pergerakan IHSG pekan ini akan mencoba rebound untuk keluar dari tekanan yang terjadi selama 1 bulan terakhir. Salah satu hal positif datang dari nilai transaksi harian yang terlihat mulai meningkat pasca libur lebaran. Investor juga akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang dijadwalkan pekan ini. Keputusan BI dalam mempertahankan BI-7DRRR di level terendah sebesar 3,5% terlihat mulai membuahkan hasil; ditandai dengan mulai turunnya suku bunga kredit perbankan.
Sepanjang pekan lalu, IHSG terkoreksi sebesar 2,78% meski diiringi dengan peningkatan nilai transaksi harian. Fokus pelaku pasar akan tertuju pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia; dimana Bank Sentral diproyeksikan akan tetap mempertahankan tingkat suku bunga acuan. Memasuki pekan baru, IHSG akan mencoba untuk rebound dengan rentang pergerakan di 5.737 – 5.853.