Daily Report | 27 Aug 2021

Searah dengan bursa-bursa global, IHSG kembali terkoreksi dengan porsi net sell asing sebesar Rp 274 miliar. Investor akan cenderung wait and see dalam mengantisipasi sinyal kebijakan moneter dari pertemuan tahunan The Federal Reserve. Pergerakan IHSG menjelang akhir pekan diproyeksikan akan berada pada rentang 6.030 – 6.140.

Calon Benchmark dan Yield Tinggi

Keputusan pemerintah melakukan burden sharing di pasar Surat Berharga Negara (SBN), memberikan kepastian bahwa volatilitas yield akan kembali bergerak terbatas tahun depan.

Daily Report | 26 Aug 2021

Dari dalam negeri, IHSG berhasil rebound didukung oleh aksi net buy asing senilai Rp 789 miliar. Penguatan ini sejalan dengan mayoritas bursa global yang
cenderung optimis menjelang pertemuan tahunan The Federal Reserve yang akan dilaksanakan hari ini. Secara teknikal, pergerakan IHSG masih berpotensi untuk melanjutkan kenaikan dengan proyeksi rentang di 6.080 – 6.180.

Tenor Pendek Paling Menguat

Pergerakan pasar Surat Utang Negara (SUN) kemarin, telah mengantisipasi kebijakan tapering off the Fed. SUN benchmark FR0086 dan FR0087 catatkan penurunan yield 5,6 bps dan 9,4 bps, atau penurunan paling dalam dibanding benchmark lainnya.

Daily Report | 25 Aug 2021

Dari bursa domestik, IHSG dilanda aksi profit taking setelah menguat signifikan dalam 2 hari sebelumnya. Sektor Energi dan Infrastruktur menjadi penekan utama dengan penurunan masing-masing sebesar 1,49% dan 1,43%. Untuk hari ini, IHSG berpotensi kembali melanjutkan koreksi dengan proyeksi rentang pergerakan di 5.950 – 6.138.

Daily Report | 24 Aug 2021

Sejalan dengan pergerakan mayoritas bursa global, IHSG mampu menguat di awal pekan dengan kenaikan pada seluruh sektoral. Kasus Covid-19 yang menurun serta pelonggaran level PPKM yang diumumkan pemerintah berpotensi untuk tetap menjadi katalis positif. Adapun proyeksi pergerakan IHSG akan mencoba untuk kembali naik menguji level resisten berikutnya di 6.160.

Sinyal Lanjutan Pertemuan the Fed

Defisit Neraca Pembayaran, Pasar SUN Mixed. Bank Indonesia (BI) mencatatkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) 2Q21 di posisi defisit USD 450 juta.

Weekly Report | 23 Aug 2021

Memasuki minggu ke-4 di bulan Agustus, arah IHSG berpotensi untuk digerakkan oleh beberapa keputusan penting. Dari domestik, investor akan menunggu lanjutan kebijakan PPKM level 2-4 di wilayah Jawa Bali.