Daily Report | 27 Sept 2021

IHSG akhirnya mengakhiri pekan yang volatile di zona hijau; dengan net buy asing mencapai Rp 2,39 triliun. Meski cenderung minim sentimen baru di akhir bulan, kondisi pasar terlihat cukup kondusif pasca the Federal Reserve memberikan sinyal dimulainya Tapering-off di bulan November. Secara teknikal, IHSG berpeluang untuk kembali menguat menuju level resisten dengan rentang 6.100-6.250.

Daily Report | 24 Sept 2021

IHSG masih mampu melanjutkan kenaikan; dipimpin sektor energi dan teknologi yang masing-masing menguat 2,19% dan 1,77%.

Rapat FOMC the Fed

Yield Surat Utang Negara (SUN) benchmark ditutup naik tipis kemarin, seiring perhatian pelaku pasar beralih pada pengumuman hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC). Sentimen eksternal lainnya, berasal dari perumahan AS mulai mengalahkan ekspektasi. FR0088 dan FR0090 ditutup dibawah par, dengan yield masing-masing di level 6,27% dan 5,13%, berdasarkan data Bloomberg.

Daily Report | 23 Sept 2021

IHSG mampu mencetak rebound; didukung oleh pembelian bersih asing senilai Rp 495 miliar. Pergerakan bursa saham akan dipengaruhi oleh respon para pelaku pasar terhadap arah kebijakan moneter the Federal Reserve. Untuk hari ini, terdapat potensi terjadinya profit taking dengan proyeksi rentang pergerakan IHSG di level 6.000-6.150.

Daily Report | 22 Sept 2021

Dari bursa domestik, meski masih ditutup di zona merah; namun tekanan jual terhadap IHSG terlihat sedikit mereda. Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga di level 3,5%; sehingga perhatian pelaku pasar akan beralih pada pengumuman kebijakan moneter dari bank sentral AS. Secara teknikal, IHSG berpeluang rebound pada kisaran rentang pergerakan di 5.950 – 6.150.

Daily Report | 21 Sept 2021

IHSG juga ikut tertekan dengan penurunan dialami pada 10 dari 11 indeks sektoral. Selain mencermati perkembangan
polemik Evergrande, investor juga dihadapkan pada rencana tapering-off; seiring dengan dimulainya rapat bulanan the Federal Reserve hari ini. Secara teknikal,
IHSG masih berpotensi untuk melemah dengan proyeksi rentang pergerakan di 5.950-6.150.

Wait and See, Yield Naik Tipis

Pelaku pasar relatif berhati-hati jelang rapat the Fed pekan ini, membuat yield benchmark catatkan kenaikan tipis akhir pekan.