Penyesuaian Baru Mekanisme Perdagangan

Bursa Efek Indonesia akan mulai menerapkan beberapa penyesuaian baru terkait mekanisme perdagangan bersamaan dengan penutupan kode broker mulai 6 Desember 2021 mendatang.

Daily Report | 3 Dec 2021

Menjelang akhir pekan, indeks acuan berpeluang untuk kembali melanjutkan penguatan dengan proyeksi rentang pergerakan di 6.550 – 6.650.

Daily Report | 2 Dec 2021

IHSG masih terus tertekan dengan pelemahan 0,4%; di tengah net sell Asing sebesar Rp 621 miliar. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi November 2021 di angka 0,37% secara bulanan dan 1,75% secara tahunan. Adapun secara teknikal, indeks acuan diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada rentang 6.487-6.624.

Indonesia 2022 Market Outlook

Although social-activity restrictions (PPKM) were re-tightened at the beginning of third quarter as Delta-variant struck, Indonesia was able to maintain recovery momentum with 3Q21 GDP growth of 1,55% QoQ or 3.51% YoY.

Depresiasi Rupiah Tekan Pasar SUN

Kemarin, nilai rupiah ditutup di level IDR 14.323/ USD atau melemah 0,13% dari akhir pekan, berdasarkan data Bloomberg. Sentimen eksternal masih mewarnai pergerakan nilai tukar rupiah. Di sisi lain, pasar Surat Utang Negara (SUN) tengah di bayangi ketidakpastian dampak Covid-19 varian baru Omicron, menyebabkan volatilitas pada semua nilai tukar mata uang termasuk rupiah.

Daily Report | 1 Dec 2021

Secara teknikal, indeks acuan diperkirakan akan kembali bergerak fluktuatif pada rentang 6.500-6.650.

Daily Report | 30 Nov 2021

Untuk hari ini, indeks acuan diperkirakan kembali bergerak fluktuatif pada rentang 6.550 – 6.750.

Depresiasi Rupiah Tekan Benchmark 10-Tahun

Nilai tukar rupiah akhir pekan ditutup dilevel IDR 14.303/USD atau melemah 0,25% dari perdagangan sehari sebelumnya. Depresiasi rupiah akhir pekan, seiring outlook kebijakan the Fed yang akan mengambil kebijakan kenaikan FFR lebih cepat. Dari sisi eksternal, yield US Treasury 10-tahun turun ke level 1,4%. Investor mulai beralih ke instrumen aset yang lebih aman, di tengah kekhawatiran munculnya varian Covid-19 Omicron di Afrika Selatan.