Daily Report | 12 Jan 2022
Pergerakan indeks acuan diperkirakan masih akan cenderung melemah pada rentang 6.600-6.700.
Pergerakan indeks acuan diperkirakan masih akan cenderung melemah pada rentang 6.600-6.700.
Imbal hasil UST10Y yang stabil di sekitar level 1,76%, membuat pasar Surat Utang Negara (SUN) awal pekan kembali tertekan.
Indeks acuan diperkirakan masih akan tertekan dengan proyeksi rentang pergerakan di area 6.650-6.750.
Kekhawatiran akselerasi kenaikan suku bunga belum mereda, dengan potensi dipercepatnya pengetatan kebijakan moneter The Fed.
Pelaku pasar akan merespon rilis data Non-Farm Payroll yang diumumkan akhir pekan lalu, setelah sebelumnya hanya mencatat 210 ribu pekerjaan baru pada periode November 2021.
Pergerakan IHSG berpotensi untuk melanjutkan penguatan dengan proyeksi rentang di 6.650 – 6.820.
FR0090 dan FR0091 masing-masing catatkan kenaikan yield hampir 9bps, melampaui Surat Utang Negara (SUN) seri benchmark lainnya.
IHSG berpeluang untuk rebound dengan proyeksi rentang pergerakan di 6.600-6.750.
Harga Surat Utang Negara (SUN) benchmark tenor 15-tahun FR0093 ditutup menguat at par, atau di level 100,57.