Weekly Report | 14 Mar 2022
Bank Indonesia juga dijadwalkan untuk mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG), dengan survei ekonom memprediksi suku bunga acuan BI-7DRRR masih akan ditahan pada level 3,5%.
Bank Indonesia juga dijadwalkan untuk mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG), dengan survei ekonom memprediksi suku bunga acuan BI-7DRRR masih akan ditahan pada level 3,5%.
Pekan ini, investor menantikan rilis data Neraca Perdagangan yang diproyeksikan kembali surplus, dan BI 7DRRR yang diproyeksikan tetap bertahan di level 3,50%. Dalam perdagangan awal pekan, IHSG kembali mencoba menjaga pergerakan pada rentang 6.900 – 7.000.
Surat Utang Negara (SUN) seri benchmark catatkan penurunan yield antara 2,2 bps hingga 4,6 bps kemarin.
Menjelang akhir pekan, indeks acuan akan mencoba menjaga momentum penguatan dengan potensi pergerakan pada rentang 6.900 – 7.000.
Minimnya penawaran masuk lelang Sukuk tambahan (Green Shoe Option), membuat pemerintah menangkan semua penawaran dalam lelang ini.
Secara teknikal, indeks acuan berpotensi untuk melanjutkan penguatan dengan proyeksi rentang pergerakan di area 6.850 – 6.950.
Di sisi lain, perundingan putaran ketiga Ukraina-Rusia belum menghasilkan keputusan berarti untuk mengakhiri konflik antara kedua negara tersebut.
Untuk hari ini, indeks acuan diperkirakan akan terkonsolidasi pada rentang pergerakan 6.800-6.950.
Dari data ekonomi domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat deflasi sebesar 0,02% sepanjang Februari 2022, sehingga inflasi tahunan berada pada posisi 2,06%.