Kekhawatiran Soft Recession, Investor Minati Safe Haven
Kekhawatiran soft recession, investor minati Safe Haven. Yield benchmark FR91 turun 5 bps, dan FR90 bahkan turun 24 bps sepekan.
Kekhawatiran soft recession, investor minati Safe Haven. Yield benchmark FR91 turun 5 bps, dan FR90 bahkan turun 24 bps sepekan.
Kontraksi GDP jelang earning season membuat Wall Street bergerak mixed. GDP Annualized QoQ AS 1Q22 terkontraksi -1,6% (Vs. Surv. -1,5%), seiring inventaris unsold goods meningkat, di tengah penurunan belanja konsumen.
Lelang Sukuk dibawah Target Indikatif. Hasil lelang Sukuk kemarin, pemerintah berhasil memenangkan senilai IDR 7,8 triliun atau dibawah target indikatif IDR 9 triliun.
Pesimisme konsumen picu kekhawatiran kontraksi GDP. Nasdaq memimpin pelemahan Wall Street, turun hampir 3%.
Penguatan Lanjutan Pasar SUN. Semua SUN Benchmark catatkan penurunan yield awal pekan.
Manufaktur resilient, siap kembali menahan Hawkish the Fed. Data periode Mei menunjukkan kenaikan pada Core Cap.
PT Aman Agrindo, Tbk bergerak di bidang budidaya ayam ras pedaging dan perdagangan eceran hewan ternak
BI 7DRRR 3,50% Jaga GDP 2Q22. Selain Core CPI Mei rendah sebesar 2,58% YoY (Vs. target BI 3+/-1%), NHKSI Research melihat BI 7DRRR tetap 3,50% guna menjaga momentum pertumbuhan GDP 2Q22, seiring masih terkendalinya capital outflow.
BI 7DRRR 3,50% Jaga GDP 2Q22.