Company Report | [UNVR] Ekspansi Margin yang Kuat

UNVR membukukan penjualan 9M23 sebesar Rp30,5 triliun dan secara kuartalan 3Q23 berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan baik secara QoQ (+5,4%) maupun YoY (+1,4%) didorong oleh tumbuhnya penjualan domestik dan adanya peningkatan underlying volume sebesar 4,3%.

Company Report | [MAPI] Menunjukkan Penjualan yang Kuat

Pada 6M23, MAPI membukukan kenaikan penjualan sebesar 27,3% YoY menjadi Rp15,6 triliun dipimpin oleh segmen Penjualan Retail yang tumbuh 28,5% YoY. Penjualan digital MAPI terus mencatatkan kinerja yang solid pada 6M23 dengan mengalami kenaikan sebesar 11,2% YoY menjadi Rp1,3 triliun.

Company Report | Biaya Keuangan Membebani Laba Bersih 6M23

Sepanjang 6M23, ERAA membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 23,5% YoY menjadi Rp28,9 triliun. Laba kotor 6M23 mampu tumbuh 27,5% YoY menjadi Rp3,1 triliun yang juga terefleksi pada GPMnya dengan tercatat lebih tinggi yaitu 10,7% (vs 6M22: 10,3%).

Company Report | Membukukan Hasil yang Positif

Penjualan ICBP sepanjang 6M23 tumbuh 5,8% YoY didorong oleh harga jual rata-rata (ASP) yang lebih tinggi dari semua divisi. Baik penjualan domestik maupun overseas mengalami peningkatan dengan penjualan domestik memimpin pertumbuhan sebesar 6,2% YoY diikuti oleh penjualan overseas yang tumbuh 4,7% YoY.

Company Report | Masih Menghadapi Tantangan

Penjualan AALI sepanjang 6M23 mengalami penurunan 14,4% YoY dengan semua segmen kompak terkontraksi hal ini membawa bottom line AALI pun ikut terkontraksi 54,6% YoY.

Company Report | Di tengah Bayangan Pergeseran Konsumsi

Sepanjang 6M23, KLBF berhasil mencatatkan penjualan sebesar Rp15,2 triliun atau tumbuh 9,4% YoY didukung oleh penjualan domestic (+7,8% YoY) dan ekspor (+42,7% YoY). Dari sisi bottom line, laba bersih sepanjang 6M23 tercatat turun 6,6% YoY Rp1,5 triliun.

Company Report | Laba Bersih 2Q23 Mampu Berbalik Positi

JPFA berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp12,4 triliun pada 2Q23 dengan segmen Peternakan Komersial memimpin pertumbuhan penjualan sebesar 7,6% YoY menjadi Rp5,4 triliun diikuti oleh segmen Pengolahan Hasil Peternakan dan Produk Konsumen yang tercatat Rp1,9 triliun atau tumbuh +4,1% YoY.