Data Manufaktur Topang Pasar SUN
INDOBeX Government Total Return relatif flat atau naik tipis 0,02% menjadi 278,64. Sejumlah investor merespon positif kenaikan indeks manufaktur Indonesia dari bulan Mei 28,6 menjadi Juni 39,1.
INDOBeX Government Total Return relatif flat atau naik tipis 0,02% menjadi 278,64. Sejumlah investor merespon positif kenaikan indeks manufaktur Indonesia dari bulan Mei 28,6 menjadi Juni 39,1.
Pemerintah menawarkan 7 seri Surat Utang Negara (SUN) pada lelang yang dilaksanakan pada 30 Juni 2020. Dari 7 seri yang ditawarkan tersebut, FR0081 dengan tenor 5 tahun masih menjadi seri SUN paling diminati dengan penawaran masuk sebesar Rp 27,9 Trilyun.
Pasar obligasi merepson positif kembalinya investor mengambil posisi, seiring proyeksi pemulihan ekonomi global sejak berjalannya aktivitas di sejumlah negara. Optimisme investor tersebut juga didukung apresiasi rupiah dari kisaran IDR 16.500/USD ke level IDR 14.000/USD.
Pemerintah mencatatkan penawaran masuk lelang SUN Selasa (30/06) senilai IDR 72,03 triliun. Angka tersebut lebih rendah 15,1% dari lelang sebelumnya IDR 84,82 triliun.
Semua SUN seri acuan bergerak terbatas awal pekan, dengan yield FR0082 flat di level 7,19%. Pergerakan pasar SUN kemarin, ditengah tren inflasi rendah.
BBRI berhasil mencatatkan laba bersih senilai Rp 8,17 triliun periode 1Q20, atau relatif sama dibanding 1Q19 yang senilai Rp 8,19 triliun. Laba konsolidasi BBRI ini dipengaruhi oleh kondisi pasar, terutama terkait investasi entitas anak usaha, seperti BRILife, dan BRI Agro. Sementara itu, laba bersih BBRI secara individual senilai Rp 8,30 triliun atau bertumbuh 3,25% YoY. Secara individual juga, laba BBRI ditopang pendapatan bunga bersih yang tumbuh 7,11% YoY menjadi senilai Rp 20,02 triliun.
Investor asing mencatatkan beli bersih senilai IDR 2,7 triliun, selama periode 19-25 Juni 2020.
International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan laju ekonomi dunia tahun 2020 akan minus 4,9%. Angka ini lebih rendah dari prediksi sebelumnya bulan April yang minus 3%, seiring laju ekonomi global yang mengarah pada krisis ekonomi dan kekhawatiran adanya second wave wabah virus corona.
Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI 7-DRRR) bulan Juni 2020, turun sebesar 25 bps menjadi 4,25%. Sebelumnya, BI mempertahankan BI 7-DRRR di level 4,50%.