Lelang SUN Perdana 3Q20 Oversubscribed 3x

DJPPR mencatatkan permintaan lelang SUN yang masuk senilai IDR 61,16 triliun, dan berhasil dimenangkan sebesar IDR 22 triliun. Investor masih cukup optimis, terlihat dari permintaan masuk melampaui target indikatif, atau catatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 3x.

FR0082 Menuju Par, di tengah penantian hasil RDG BI pada 15-16 Juli mendatang

Sejumlah pelaku pasar memproyeksikan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunga acuan di level 4,25% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) pekan ini. Pelaku pasar juga merespon positif pemerintah, yang telah mengucurkan sejumlah stimulus kebijakan moneter maupun fiskal dalam upaya memulihkan ekonomi.

FR0081 at Par dalam Sepekan

SUN acuan tenor 5-tahun FR0081 diperdagangkan dalam kisaran harga 100,00-100,46 pekan ini, berdasarkan data Bloomberg. Volatilitas pada tenor menengah dan panjang, membuat pelaku pasar minati tenor pendek FR0081.

Rebound Data Ekonomi Topang SUN

Pasar SUN merespon positif membaiknya sejumlah data ekonomi. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juni 2020 naik ke level 83,8 darai bulan sebelumnya 77,8.

Ekspektasi yield tinggi, pemerintah tidak menangkan PBS028

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), penawaran masuk yield PBS028 (new issuance) hingga 8,37% atau lebih tinggi dari proyeksi kami sebelumnya antara 8,15%-8,20%. Proyeksi tersebut menggunakan acuan yield PBS005 (43-tahun) dan PBS015 (47-tahun) yang masing-masing berada di level 8,05% dan 8,36%.

Investor Asing Tengah Menghitung Yield Wajar

Berdasarkan data DJPPR, kepemilikan asing dalam SBN turun IDR 4,6 triliun menjadi senilai IDR 935,8 triliun pada Rabu (01/07). Kepemilikan tersebut menurun dari posisi Senin (29/06) IDR 940,4 triliun, pasca mencatatkan kenaikan kepemilikan IDR 8,6 triliun sejak akhir Mei 2020.

Pasar SUN Akhir Pekan Bergerak Mixed

Investor asing melakukan net sell senilai IDR 4 triliun atau selama periode 26 Juni hingga 1 Juli. Pergerakan SUN akhir pekan juga ditengah ketidakpastian kondisi politik global, membuat investor menghindari tenor menengah dan panjang. Pengesahan undang-undang keamanan Hong Kong oleh pemerintah China, berpotensi meningkatkan ketegangan regional.