Sentimen positif PSBB transisi, dorong penguatan SUN

Harga Surat Utang Negara (SUN) seri benchmark pada Senin (12/10) seluruhnya ditutup menguat, seiring dari pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta yang kembali ke PSBB masa transisi.

Penurunan Cadev Tekan Harga SUN

Harga SUN penutupan Rabu kemarin relatif melemah. Rupiah dipengaruhi sentimen domestik data cadangan devisa (cadev) dan aksi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja.

Level yield mendekati 7%, dorong minat FR0087

Lelang SUN perdana 4Q20, dengan FR0087 membukukan penawaran masuk hingga IDR 15,4 triliun. Angka ini memiliki porsi lebih dari 31% dari penawaran masuk lelang kemarin senilai total IDR 49,4 triliun.

Harga FR0086 Terendah Jelang Lelang Perdana 4Q20

Berdasarkan data Bloomberg, harga FR0086 ditutup di level 99,26 atau level terendah sejak seri ini terbitkan. Target indikatif lelang SBN, baik SUN maupun Sukuk 4Q20 yang mencapai IDR 212,93 triliun atau tertinggi dibanding kuartal-kuartal sebelumnya.

Real Return Tinggi Topang Pasar Akhir Pekan

Deflasi Indonesia berturut-turut kembali membuat obligasi domestik menjadi atraktif, karena menawarkan tingkat real return yang tinggi. Di sisi lain, deflasi ini juga berpeluang membuat BI kembali menurunkan suku bunga acuan BI 7-DRRR.

September Deflasi, Pasar SUN Relatif Naik

Harga SUN ditutup mixed dengan kecenderungan menguat, di tengah inflasi yang rendah. Hampir semua SUN mencatatkan penurunan yield, dengan SUN benchmark 10-tahun turun 0,6 bps.

Green Shoe Option Tutup Lelang Sukuk 3Q20

Seiring dengan minat PBS003 yang rendah, pemerintah hanya memenangkan lelang Sukuk Selasa (29/09) senilai IDR 6,4 triliun atau dibawah target indikatif IDR 10 triliun.