Capital Inflow Asing Dorong ICBI Tertinggi Tahun Ini
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), kepemilikan investor asing senilai IDR 950,2 triliun per 21 Oktober 2020.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), kepemilikan investor asing senilai IDR 950,2 triliun per 21 Oktober 2020.
Harga Surat Berharga Negara (SBN) mayoritas ditutup menguat. Sejumlah pelaku pasar merespon positif sentimen stimulus fiskal di Amerika Serikat (AS).
Penawaran masuk dua seri ini, mencapai lebih dari 56% dari total penawaran masuk lelang SUN kemarin senilai IDR 83 triliun. Investor minati seri calon benchmark 10-tahun FR0087 ini, mencatatkan weighted average yield di level 6,69%.
Harga semua Surat Utang Negara (SUN) seri benchmark ditutup menguat pada Senin (19/10). Kenaikan ini, melanjutkan tren penguatan pada pekan lalu, seiring data positif pertumbuhan ekonomi China yang dirilis kemarin.
Hal ini menjadi sentimen lanjutan pada perdagangan hari Jumat (16/10), ditengah ketidakjelasan pemberian stimulus AS. Investor minati sebagian besar Surat Berharga Negara (SBN) di akhir pekan, dengan yield tenor 10-tahun turun hampir 6 bps ke level 6,76%.
Sebagian besar Surat Berharga Negara (SBN) mencatatkan penurunan yield, dengan SUN benchmark 10-tahun FR0082 turun 4,3 bps. Adapun, penurunan yield paling dalam dicatatkan oleh SUN tenor 1-tahun ke level 3,37%.
International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan ekonomi global pada 2020 mengalami kontraksi 4,4%. Proyeksi ini lebih baik dibandingkan proyeksi April lalu yaitu kontraksi sebesar 4,9%.
Bank Indonesia (BI) menetapkan BI Seven Days Reverse Repo Rate (BI 7-DRRR) di level 4% untuk periode Oktober 2020, atau sudah menahan suku bunga acuan di level ini selama 4 bulan berturut-turut.
Dalam lelang Sukuk perdana 4Q20 pada Selasa (13/10) kemarin, pemerintah berhasil memenangkan senilai IDR 11,9 triliun. Angka tersebut, melampaui target indikatif yang ditetapkan IDR 10 triliun.