Omnibus Law di Masa Resesi

IHSG turun tajam -7,03% di bulan September, yang mengakhiri reli panjang yang dimulai pada akhir Maret. Hal ini dibarengi dengan aksi jual bersih asing yang masif mencapai Rp15,5 Triliun. Sementara itu, Omnibus Law UU Cipta Kerja disahkan pada awal Oktober yang akan membawa dampak pada perekonomian dan pasar modal. Selanjutnya, dengan Indonesia akan memasuki resesi pertama dalam 20 tahun, kami meninjau kembali krisis moneter 1998 untuk melihat sekilas bagaimana investor dapat mempersiapkan diri menghadapi resesi.

Impor Masih Rendah, Outlook Lebih Suram

Di bulan Agustus 2020, Neraca Perdagangan mengalami surplus sebesar USD 2,33 Milyar. Namun angka impor yang masih lemah mengindikasikan tingkat produksi dan permintaan domestik yang rendah.
Semantara itu Bank Indonesia memutuskan untuk menahan BI-7DRRR di level 4,00% untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Penerapan kembali PSBB berpotensi untuk menahan laju pemulihan ekonomi.

Belanja Pemerintah Mendukung Pemulihan

IHSG mengalami kenaikan tipis sebesar 1,73% bulan lalu, melanjutkan reli yang telah terjadi sejak bulan Maret. Indikator ekonomi utama masih menunjukkan perbaikan, ditandai oleh Cadangan Devisa yang mencapai rekor tertinggi baru serta Indeks PMI Manufaktur yang kembali ke zona ekspansi. Sementara itu, postur RAPBN 2021 memberikan indikasi sektor mana saja yang akan memperoleh keuntungan di tahun depan.

Memasuki Zona Resesi

Ekonomi Indonesia terkontraksi 5.32% YoY di 2Q20 atau 4.19% QoQ, karena efek Covid-19 paling terasa pada periode tersebut.

Melihat Sekilas Kandidat Penghuni LQ45 Baru

Indeks LQ45 akan segera memasuki siklus rebalancing untuk periode Agustus 2020 – Januari 2021. Sebagai salah satu indeks acuan utama di Indonesia, perubahan konstituen LQ45 akan memiliki banyak implikasi karena investor akan merespons pada portofolionya masing-masing.Dengan tanggal efektif yang semakin dekat, pada 1 Agustus 2020, kami mencoba untuk mengidentifikasi beberapa saham yang kemungkinan akan dimasukkan ke daftar LQ45 yang baru.

Indonesia Market Insight | Perlahan Menuju Pemulihan

Beberapa data ekonomi pada bulan Juni 2020 telah menunjukkan sedikit perbaikan, seperti Cadangan Devisa yang
berada di level USD 130,5 Milyar (dari sebelumnya 127,88 Milyar) dan Neraca Perdagangan yang mencatat surplus
sebesar USD 2,09 Milyar (dari sebelumnya deficit USD 0,34 Milyar).