1 Desember 2021
Kemarin, nilai rupiah ditutup di level IDR 14.323/ USD atau melemah 0,13% dari akhir pekan, berdasarkan data Bloomberg. Sentimen eksternal masih mewarnai pergerakan nilai tukar rupiah. Di sisi lain, pasar Surat Utang Negara (SUN) tengah di bayangi ketidakpastian dampak Covid-19 varian baru Omicron, menyebabkan volatilitas pada semua nilai tukar mata uang termasuk rupiah.
READ MORE
29 November 2021
Nilai tukar rupiah akhir pekan ditutup dilevel IDR 14.303/USD atau melemah 0,25% dari perdagangan sehari sebelumnya. Depresiasi rupiah akhir pekan, seiring outlook kebijakan the Fed yang akan mengambil kebijakan kenaikan FFR lebih cepat. Dari sisi eksternal, yield US Treasury 10-tahun turun ke level 1,4%. Investor mulai beralih ke instrumen aset yang lebih aman, di tengah kekhawatiran munculnya varian Covid-19 Omicron di Afrika Selatan.
READ MORE
26 November 2021
Pelaku pasar merespon negatif spekulasi percepatan kenaikan Fed Fund Rate (FFR).
READ MORE
25 November 2021
The Fed resmi mengumumkan kebijakan tapering off secara bertahap, yang dimulai pada akhir bulan ini. Adapun nilai quantitative easing saat ini senilai USD 120 miliar, dan jika dilakukan secara bertahap maka memerlukan waktu 8 bulan hingga menjadi nol, atau berakhir pada bulan Juni tahun 2022.
READ MORE
24 November 2021
Pasar Surat Utang Negara (SUN) bergerak mixed kemarin, di tengah sentimen peringkat utang dan kenaikan yield UST10Y.
READ MORE