11 Maret 2025
Saham-saham merosot selama sesi hari Senin, memperpanjang kerugian setelah S&P 500 membukukan tiga minggu negatif berturut-turut. Nasdaq Composite mengalami hari terburuknya sejak September 2022.
Research
8 April 2026
Indeks Wall Street ditutup cenderung datar pada Selasa, tapi berhasil menjauh dari leve...
Research
7 April 2026
Pada periodeFY25, TBIG membukukan pendapatan sebesar IDR 6.91 triliun, meningkat tipis ...
11 Maret 2025
Saham-saham merosot selama sesi hari Senin, memperpanjang kerugian setelah S&P 500 membukukan tiga minggu negatif berturut-turut. Nasdaq Composite mengalami hari terburuknya sejak September 2022.
10 Maret 2025
Minggu lalu, S&P 500 turun 3,10% dan merupakan kinerja mingguan terburuk sejak September. Dow turun 2,37%, sementara Nasdaq Composite merosot 3,45%.
7 Maret 2025
Dow Jones Industrial Average turun 1%, sementara NASDAQ Composite turun 2,6%. S&P 500 juga turun 1,8%. Saham-saham teknologi, terutama yang berada di sektor semikonduktor, mengalami kerugian yang signifikan.
6 Maret 2025
Dow Jones Industrial Average melonjak sekitar 485,60 poin, atau 1,14%. S&P 500 naik 1,12%, sementara Nasdaq Composite bertambah 1,46%. Namun, ketiga indeks tersebut masih turun lebih dari 1% dari minggu ke minggu bahkan setelah kenaikan ini.
5 Maret 2025
Dow Jones Industrial Average turun 275 poin, atau 0,6%, melanjutkan penurunan pada hari Senin yang mencapai hampir 650 poin. S&P 500 turun 0,3%. Keduanya membatasi penurunan sebelumnya, dengan Dow turun lebih dari 840 poin dan S&P 500 merosot 2% pada posisi terendah sesi.