26 Mei 2020
Dow Jones ditutup melemah tipis sebesar 0,04 persen ke level 24,465 disebabkan oleh tensi AS dan Tiongkok yang memanas setelah Tiongkok memberlakukan undang-undang keamanan nasional di Hongkong.
Research
8 April 2026
Indeks Wall Street ditutup cenderung datar pada Selasa, tapi berhasil menjauh dari leve...
Research
7 April 2026
Pada periodeFY25, TBIG membukukan pendapatan sebesar IDR 6.91 triliun, meningkat tipis ...
26 Mei 2020
Dow Jones ditutup melemah tipis sebesar 0,04 persen ke level 24,465 disebabkan oleh tensi AS dan Tiongkok yang memanas setelah Tiongkok memberlakukan undang-undang keamanan nasional di Hongkong.
20 Mei 2020
Dow Jones melemah 1,59% ke level 24.206, ditekan oleh penurunan saham Boeing Co. (-3,69%) dan Procter & Gamble Co. (-3,24%). Di sisi domestik, BI memutuskan untuk mempertahankan BI-7DRRR di level 4,50% dan tetap mempertahankan suku bunga deposit facility sebesar 3,75 persen dan suku bunga lending facility sebesar 5,25 persen.
19 Mei 2020
Dow Jones menguat 3,85% ke level 24.597 setelah Moderna mengumumkan hasil positif uji coba vaksin COVID-19 di tahap awal dan komitmen the Fed untuk meluncurkan masif stimulus. Di sisi domestik, investor menantikan kebijakan BI-7DRRR.
18 Mei 2020
Dow Jones menguat 0,25% ke level 23,685 lantaran laporan penjualan ritel AS April lebih buruk dari perkiraan dan berita upaya AS mencegah Huawei Technologies Tiongkok menggunakan teknologi Amerika. Di sisi domestik, BPS mencatatkan defisit USD350 juta pada April 2020 atau jauh lebih kecil dibandingkan defisit April 2019.
15 Mei 2020
Dow Jones rebound 1,62% ke level 23.625, ditopang oleh penguatan saham-saham sektor perbankan, seperti JP Morgan (+4,10%) dan Citigroup (+3,55%) dan optimism investor atas prospek ekonomi AS.