4 Oktober 2021
Memasuki pekan baru, IHSG akan berusaha untuk mempertahankan rentang konsolidasi yang lebih tinggi di atas level 6.200.
Research
8 April 2026
Indeks Wall Street ditutup cenderung datar pada Selasa, tapi berhasil menjauh dari leve...
Research
7 April 2026
Pada periodeFY25, TBIG membukukan pendapatan sebesar IDR 6.91 triliun, meningkat tipis ...
4 Oktober 2021
Memasuki pekan baru, IHSG akan berusaha untuk mempertahankan rentang konsolidasi yang lebih tinggi di atas level 6.200.
1 Oktober 2021
IHSG mengakhiri kuartal III/2021 dengan penguatan tajam, ditopang oleh sektor energi yang naik 5,65%. Memasuki bulan Oktober, pelaku pasar akan kembali mencermati rilis data ekonomi rutin, seperti tingkat inflasi dan PMI manufaktur. Secara teknikal, IHSG berpeluang untuk mengalami koreksi wajar dengan proyeksi rentang pergerakan di 6.150 - 6.350.
30 September 2021
IHSG berhasil menguat signifikan ditopang aksi net buy asing yang mencapai Rp 1,69 triliun. Sektor industri memimpin penguatan dengan kenaikan 4,19%; ditopang oleh saham-saham big caps seperti ASII dan UNTR. Untuk hari ini, IHSG diharapkan mampu untuk mempertahankan rentang pergerakan yang lebih tinggi di level 6.100 - 6.250.
29 September 2021
IHSG terus melanjutkan pelemahan; dipimpin oleh sektor transportasi yang turun 1,97%. Fokus investor akan lebih tertuju pada perkembangan dari pasar global seperti pergerakan yield US Treasury, di tengah sepinya sentimen baru domestik. Secara teknikal, pergerakan IHSG masih akan berlanjut pada rentang konsolidasi 6.050 - 6.150.
28 September 2021
IHSG ditutup melemah di awal pekan; dengan koreksi terjadi pada 7 dari 11 indeks sektoral. Investor masih cenderung bersikap wait and see di tengah minimnya sentimen baru. Untuk hari ini, indeks acuan berpeluang untuk melanjutkan koreksi dengan proyeksi rentang pergerakan di 6.050 - 6.150.