11 Oktober 2021
Sepanjang pekan lalu, IHSG membukukan penguatan tajam sebesar 4,06%; ditopang aksi net buy asing sebesar Rp 10,67 triliun.
Research
8 April 2026
Indeks Wall Street ditutup cenderung datar pada Selasa, tapi berhasil menjauh dari leve...
Research
7 April 2026
Pada periodeFY25, TBIG membukukan pendapatan sebesar IDR 6.91 triliun, meningkat tipis ...
11 Oktober 2021
Sepanjang pekan lalu, IHSG membukukan penguatan tajam sebesar 4,06%; ditopang aksi net buy asing sebesar Rp 10,67 triliun.
8 Oktober 2021
IHSG ditutup cenderung stagnan setelah menguat cukup signifikan sejak akhir September lalu. Pergerakan bursa ditopang oleh saham-saham big caps di sektor konsumer; sementara sektor energi mulai terkoreksi. Menjelang akhir pekan, IHSG diproyeksi masih melanjutkan konsolidasi pada area 6.400-6.500.
7 Oktober 2021
Trend bullish IHSG kembali berlanjut dengan penguatan tajam sebesar 2,06%; ditopang kenaikan 10 dari 11 indeks sektoral. Penguatan harga komoditas dunia serta angka kasus Covid-19 yang melandai; menjadi beberapa faktor positif bagi bursa saham Indonesia. Untuk hari ini, IHSG akan kembali mencoba mempertahankan area pergerakan yang lebih tinggi di rentang 6.400 - 6.500.
6 Oktober 2021
Untuk hari ini, IHSG berpotensi untuk melanjutkan koreksi dengan proyeksi rentang pergerakan di 6.250-6.350.
5 Oktober 2021
IHSG membukukan penguatan signifikan sebesar 1,83%; ditopang oleh saham-saham berkapitalisasi besar. Investor kembali melakukan akumulasi pada beberapa sektor yang berkaitan erat dengan pemulihan ekonomi seperti: Perbankan, Energi, Industri, dan Properti. Untuk hari ini, IHSG berpeluang untuk kembali menguat dengan rentang pergerakan di 6.300-6.400.