18 Oktober 2021
Memasuki pekan baru, pergerakan IHSG berpotensi untuk kembali menguji level all-time high dengan proyeksi rentang pergerakan di 6.600-6.750.
Research
8 April 2026
Indeks Wall Street ditutup cenderung datar pada Selasa, tapi berhasil menjauh dari leve...
Research
7 April 2026
Pada periodeFY25, TBIG membukukan pendapatan sebesar IDR 6.91 triliun, meningkat tipis ...
18 Oktober 2021
Memasuki pekan baru, pergerakan IHSG berpotensi untuk kembali menguji level all-time high dengan proyeksi rentang pergerakan di 6.600-6.750.
15 Oktober 2021
IHSG kembali melanjutkan reli kenaikan menembus level 6.600. Selain saham-saham blue chips, penguatan kemarin juga didukung oleh sektor teknologi yang membukukan kenaikan sebesar 4,15%. Menjelang akhir pekan, IHSG berpotensi untuk menguji level all-time high dengan proyeksi rentang pergerakan di 6.550-6.750.
14 Oktober 2021
Penguatan harga pada saham-saham big caps kembali menopang kenaikan IHSG sebesar 0,78%. Emiten-emiten blue chips di sektor perbankan dan barang konsumsi mengalami penguatan signfikan di tengah aksi net buy asing senilai Rp 1,2 triliun. Untuk hari ini, indeks acuan akan mencoba untuk naik ke rentang konsolidasi yang lebih tinggi dengan proyeksi pergerakan di 6.500-6.650.
13 Oktober 2021
Untuk hari ini, pergerakan indeks acuan berpotensi dibayangi aksi profit taking dengan proyeksi rentang pergerakan di 6.400 - 6.500.
12 Oktober 2021
IHSG ditutup dengan koreksi 0,34%; meski investor asing masih membukukan beli bersih senilai Rp 903 miliar. Sektor teknologi memimpin penurunan setelah melemah cukup dalam sebesar 3,12%. Secara teknikal, IHSG berpeluang untuk kembali mengalami koreksi lanjutan dengan proyeksi rentang pergerakan di 6.400-6.500.