29 Desember 2021
IHSG berpotensi terkonsolidasi pasca kenaikan selama 4 hari berturut-turut, dengan proyeksi pergerakan di 6.540 - 6.620.
Research
8 April 2026
Indeks Wall Street ditutup cenderung datar pada Selasa, tapi berhasil menjauh dari leve...
Research
7 April 2026
Pada periodeFY25, TBIG membukukan pendapatan sebesar IDR 6.91 triliun, meningkat tipis ...
29 Desember 2021
IHSG berpotensi terkonsolidasi pasca kenaikan selama 4 hari berturut-turut, dengan proyeksi pergerakan di 6.540 - 6.620.
28 Desember 2021
Untuk hari ini, indeks acuan masih berpeluang kembali bergerak menguat dengan proyeksi rentang di 6.500 - 6.620.
27 Desember 2021
Meski mayoritas indeks sektoral ditutup turun, namun penguatan signifikan pada sektor Energi dan Konsumer Sikilikal mampu menjadi penopang indeks. Memasuki pekan terakhir perdagangan di 2021, pelaku pasar akan berharap aksi window kembali dressing mampu untuk menjadi pendorong pergerakan bursa.
24 Desember 2021
Perkembangan mengenai varian Omicron serta pemberian izin darurat bagi obat Covid-19 produksi Pfizer, memberikan tenaga bagi bursa saham menjelang periode natal. Menjelang akhir pekan, pergerakan indeks acuan berpotensi kembali menguat pada rentang 6.500-6.620.
23 Desember 2021
IHSG masih berlanjut tertekan dengan pelemahan 0,38% kemarin ke level 6.529. Sebanyak 8 dari 11 indeks sektoral mengalami penurunan, di tengah masih cenderung minimnya katalis penggerak baru. Secara teknikal, indeks acuan berpeluang untuk menguji level support psikologis dengan proyeksi rentang pergerakan di 6.500-6.620.