29 Juni 2020
TINS membukukan rugi bersih pada 1Q20 karena biaya persediaan tinggi dan ASP lebih rendah tetapi kami masih optimis untuk kinerja 2020F. Kami memperkirakan TINS mampu mencatatkan produksi bijih timah sebesar 58.391 metrik ton, volume penjualan logam timah sebesar 56.930 metrik ton, dan ASP di USD15.691/metrik ton untuk 2020F. Kami memulai rekomendasi BUY dengan mempertimbangkan efisiensi operasional, potensi kenaikan dari harga timah global pada 2H20, dan prospek dari proyek smelter baru.
READ MORE
29 Juni 2020
BBRI berhasil mencatatkan laba bersih senilai Rp 8,17 triliun periode 1Q20, atau relatif sama dibanding 1Q19 yang senilai Rp 8,19 triliun. Laba konsolidasi BBRI ini dipengaruhi oleh kondisi pasar, terutama terkait investasi entitas anak usaha, seperti BRILife, dan BRI Agro. Sementara itu, laba bersih BBRI secara individual senilai Rp 8,30 triliun atau bertumbuh 3,25% YoY. Secara individual juga, laba BBRI ditopang pendapatan bunga bersih yang tumbuh 7,11% YoY menjadi senilai Rp 20,02 triliun.
READ MORE
26 Juni 2020
KINO membukukan kinerja perfoma yang kuat di 1Q20, didukung oleh segmen personal care dan beverage sebagai kontributor utamanya. Selain itu, KINO memutuskan untuk melikuidasi dua usaha patungannya dengan kelompok Malee sebagai bentuk perampingan struktur organisasi dan mengubah model bisnis perusahaan. Sebagai tambahan, menurunnya daya beli akibat pandemi, kami memproyeksikan profitabilitas jangka pendek KINO untuk menerima pukulan. Namun, kami masih melihat KINO sebagai HOLD untuk opsi investasi jangka panjang.
READ MORE
23 Juni 2020
Kinerja ASII pada 1Q20 kurang memuaskan, ASII mencatatkan pendapatan dan laba bersih masing-masing sebesar Rp54 triliun (-9,4% YoY) dan Rp4,8 triliun (-7,8% YoY). Berhentinya beberapa pabrik produksi mobil ASII akibat kebijakan PSBB, kami perkirakan akan membuat penjualan mobil menurun pada kuartal kedua. Disisi lain, ASII telah mendapatkan dana segar atas penjualan sahamnya di entitas anak (BNLI) dengan perolehan dana sebesar Rp16,83 triliun. NHKSI merekomendasikan Hold dengan target harga di Rp5.350 FY20
READ MORE
22 Juni 2020
Kinerja 1Q20 kurang memuaskan karena pendapatan dan laba turun 4% YoY dan 20,6% YoY.
READ MORE