1 Oktober 2020
Pada 1H20, laba bersih UNTR turun 28,3% YoY dengan penurunan pendapatan mesin konstruksi dan kontrak pertambangan. Harga batu bara yang rendah dan perlambatan ekonomi menjadi faktor utama lemahnya kinerja 1H20. Pamapersada menargetkan produksi batubara 16% YoY lebih rendah untuk tahun 2020 dan kami melihat prospek batu bara masih lesu hingga kuartal pertama tahun 2021. Oleh karena itu, kami menurunkan peringkat kami untuk UNTR menjadi SELL.
READ MORE
25 September 2020
Kinerja CTRA pada 2Q20 disokong oleh pendapatan dari development income dengan porsi 89% di mana rumah tapak dan ruko menjadi segmen pendapatan satu-satunya yang tumbuh pada periode PSBB. Pendapatan 2Q20 dibukukan sebesar Rp1,29 triliun (-13,6 YoY), disusul catatan rugi bersih pertama CTRA sebesar Rp8 miliar. Saat ini, sedang dibahas penambahan segmen KPR ke program PEN. Jika terealisasi, hal tersebut dapat menjadi angin segar, namun CTRA tetap harus mengatur strategi guna menarik minat pembeli.
READ MORE
23 September 2020
PSBB membawa dampak terhadap sektor poultry, dimana penurunan permintaan terhadap konsumsi daging ayam dan telur berimbas pada penjualan perseroan. Pada 2Q20 pasca PSBB diterapkan, penjualan perseroan turun (-9,3% YoY, -1,3% QoQ) menjadi Rp13,7 triliun. Hal ini membuat laba bersih yang diatribusikan ke induk perseroan menyusut menjadi Rp730,7 miliar (-20,2% YoY, -20,8% QoQ). Kami menilai jika PSBB masih terus diketatkan akan berdampak pada penurunan penjualan dari segmen pakan ternak dan broiler hingga akhir 2020.
READ MORE
23 September 2020
INCO membukukan laba bersih USD53 juta di 1H20 dan sejalan dengan ekspektasi kami. Hasil yang memuaskan didukung oleh produksi dan ASP yang lebih tinggi serta biaya produksi yang lebih rendah seiring penurunan harga minyak mentah dan batubara. Jadi, kami mempertahankan perkiraan kami untuk 2020-2022F setelah performa yang lebih baik di 1H20 dan estimasi harga nikel berada di USD15.300-15.800/ton hingga tahun akhir tahun 2020. Dengan begitu, kami mempertahankan rekomendasi BUY untuk INCO.
READ MORE
23 September 2020
Likuiditas BMRI relatif longgar seiring dengan rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) yang terus menurun. Per Maret 2020, LDR BMRI sebesar 94,9%, kemudian menurun menjadi 87,7% pada Juni 2020.
READ MORE