Weekly Report | 8 Juli 2024
Dow Jones mengakhiri minggu ini di level tertinggi sepanjang masa, dengan para trader melihat sinyal-sinyal perlambatan ekonomi terbesar di dunia dan fokus pada prospek penurunan suku bunga Federal Reserve.
Dow Jones mengakhiri minggu ini di level tertinggi sepanjang masa, dengan para trader melihat sinyal-sinyal perlambatan ekonomi terbesar di dunia dan fokus pada prospek penurunan suku bunga Federal Reserve.
Data terbaru yang menunjukkan melemahnya pasar tenaga kerja AS meningkatkan ekspektasi pemotongan suku bunga secepat-cepatnya terjadi di bulan September. Data Departemen Tenaga Kerja menunjukkan pertumbuhan pekerjaan AS melambat secara marginal pada bulan Juni, dengan US Nonfarm Payroll menyatakan penambahan lapangan kerja di sektor publik ada sebesar 206ribu di bulan June, walau di atas ekspektasi 191ribu namun turun dari 218ribu di bulan May.
Wall Street ditutup menguat pada hari Jumat, di mana NASDAQ dan S&P500 mencapai rekor tertinggi didominasi oleh saham Teknologi, karena data terbaru yang menunjukkan melemahnya pasar tenaga kerja AS meningkatkan ekspektasi pemotongan suku bunga secepat-cepatnya terjadi di bulan September.
Optimisme pemotongan suku bunga AS tahun ini akan mampu terwujud setelah data-data ekonomi AS terbaru menunjukkan perlambatan ekonomi; sementara Eropa tengah ramai hadapi proses politik seperti situasi Pemilu UK yang memprediksi kemenangan bersejarah bagi Partai Buruh.
Sepinya sentimen dari market US karena mereka tengah libur hari kemerdekaan 4th July, membuat para pelaku pasar memasang mata terhadap saham-saham Eropa yang terapresiasi pada perdagangan Kamis (04/07/24) didukung optimisme pemotongan suku bunga AS tahun ini akan mampu terwujud setelah data-data ekonomi AS terbaru menunjukkan perlambatan ekonomi; sementara Eropa tengah ramai hadapi proses politik seperti situasi Pemilu UK yang memprediksi kemenangan bersejarah bagi Partai Buruh.
Imbal hasil US Treasury jatuh untuk hari kedua dan Notulen Rapat The Fed bulan Juni lalu dirilis setelah market tutup, menyuarakan pernyataan Fed Chairman Jerome Powell bahwa tekanan Inflasi mulai mereda.
S&P 500 mencatatkan rekor penutupan untuk ke sekian kalinya pada sesi perdagangan yang dipersingkat hari Rabu (03/07/24), di tengah rilis data2 ekonomi yang dipercepat menjelang libur hari kemerdekaan 4th July.
US10YT terbentur area Resistance upper channel sekitar yield 4.516% dan oleh karenanya menguji Support MA50 / yield 4.424%. POTENTIAL : konsolidasi lebih lanjut akan membawa yield ke arah Support berikutnya yaitu jajaran MA10 & MA20 sekitar yield 4.330%.
Indeks saham global naik tipis sementara imbal hasil US Treasury turun pada perdagangan hari Selasa (02/07/24) ketika pasar mencerna data yang menunjukkan pasar tenaga kerja AS tetap ketat, dan prospek penurunan suku bunga setelah mendengar komentar dari Federal Reserve Chairman Jerome Powell.