Utang Pemerintah Merangkak Naik Jadi IDR 8,473.9 Triliun
Fokus minggu ini tertuju pada data inflasi indeks harga konsumen yang akan datang untuk bulan Oktober, guna melihat lebih banyak tanda tanda bahwa inflasi mulai menurun.
Fokus minggu ini tertuju pada data inflasi indeks harga konsumen yang akan datang untuk bulan Oktober, guna melihat lebih banyak tanda tanda bahwa inflasi mulai menurun.
Dow Jones Industrial Average melonjak lebih dari 300 poin pada hari Senin dan ditutup pada rekor tertinggi seiring dengan rally pasca-pemilu yang terus berlanjut.
Minggu ketiga di bulan November akan mengalami pergeseran bagi para pelaku pasar karena para pemilih AS memilih kembali Donald J. Trump pada hari Selasa, 5 November yang akan mendorong alokasi ulang besar-besaran pada aset untuk bulan-bulan mendatang.
Fokus beralih ke data inflasi yang akan datang dan sejumlah pembicara Federal Reserve untuk lebih banyak sinyal tentang apakah Wall Street akan memperpanjang rally baru-baru ini.
GLOBAL MARKET SENTIMENT: Indeks saham AS naik pada transaksi malam hari pada hari Minggu dengan fokus beralih ke data inflasi yang akan datang dan sejumlah pembicara Federal Reserve untuk lebih banyak sinyal tentang apakah Wall Street akan memperpanjang rally baru-baru ini.
FEDERAL RESERVE akhirnya menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke level 4.50% – 4.75% pada hari Kamis, sesuai harapan, dengan mencatat bahwa pasar tenaga kerja secara umum telah melonggar, sementara Inflasi bergerak menuju target 2% dan aktifitas ekonomi juga terus berekspansi dengan laju yang solid, serta menegaskan bahwa tekanan harga telah membuat kemajuan.
Pasar saham di Wall Street mencapai rekor tertinggi untuk ke sekian kalinya pada hari Kamis (07/11/24), mengangkat equity market di seluruh dunia, sementara imbal hasil US Treasury turun setelah Federal Reserve memangkas suku bunga di saat para investor mempertimbangkan masa jabatan kedua Donald Trump sebagai presiden AS ke -47.
Bitcoin mencapai titik All-Time-High mereka serta US Dollar membukukan lonjakan harian terbesarnya dalam 4 tahun setelah DONALD TRUMP TERPILIH SEBAGAI PRESIDEN AS. Kemenangan telak Trump, 78 tahun, memukul US Treasury tenor jangka panjang dan menghidupkan kembali “Perdagangan Trump” (Trump Trades); naiknya imbal hasil tsb mengantisipasi Trump akan menaikkan tarif seperti yang telah dijanjikannya, dengan demikian meningkatkan defisit dan inflasi AS dan menyebabkan Federal Reserve memangkas suku bunga lebih sedikit dari yang seharusnya.
DJIA meroket 1500 pts ke rekor tertinggi pada perdagangan hari Rabu (06/11/24) ; pasar saham utama di seluruh dunia melonjak, sementara Bitcoin mencapai titik All-Time-High mereka serta US Dollar membukukan lonjakan harian terbesarnya dalam 4 tahun setelah DONALD TRUMP TERPILIH SEBAGAI PRESIDEN AS.