Daily | April 15 2019
IHSG bergerak melemah pada jumat lalu, ditekan oleh aksi profit taking pada saham large cap di sektor perbankan. Top Losers : Basic Industry (-1.4%), Misc. industry (-1.0%), Agriculture (-0.3%).
IHSG bergerak melemah pada jumat lalu, ditekan oleh aksi profit taking pada saham large cap di sektor perbankan. Top Losers : Basic Industry (-1.4%), Misc. industry (-1.0%), Agriculture (-0.3%).
Pekan lalu, pasar saham Indonesia diwarnai banyak sentimen negatif.
IHSG ditutup turun kemarin ditekan oleh sektor perbankan. Top Losers : Basic Industry (-2.3%), Consumer (-1.1%), Infrastructure (-0.9%).
Investor asing masih mencatatkan net buy sebesar Rp342 miliar dengan sektor perbankan menerima net buy asing sebesar Rp143 miliar. Saham BBRI menjadi incaran utama asing dengan net buy Rp176 miliiar yang sekaligus ditutup menguat 0,23%. Ekspektasi kinerja positif bank BRI memicu kenaikan harga saham BBRI yang berlangsung selama 9 hari terakhir.
IHSG mengalami penguatan ditopang oleh stabilisasi rupiah dan net buy asing yang mencapai Rp2,27 triliun dalam satu minggu di pasar reguler. Top Gainers : Misc. Industry (+1.7%), Property (+1.5%), Trade (+1.3%).
IHSG ditutup turun kemarin ditekan oleh sektor konsumer dan infrastruktur. Top Losers : Infrastructure (-2.1%), Agriculture (-1.3%), Consumer (-1.2%).
Pada Maret 2019, cadangan devisa Indonesia terus meningkat menjadi USD124,5 miliar.
The most awaited sentiment is the final tread deal of between the U.S. and China.
Sejalan dengan IHSG, INNI Index ditutup melemah pada Jumat lalu ditekan oleh penurunan sektor properti dan konstruksi. Penurunan INNI Index sebesar 0,42% sedikit lebih dalam dari penurunan IHSG sebesar 0,32%.