Daily Report | 9 Juli 2021

Dari bursa domestik, sikap wait and see investor masih menyebabkan IHSG cenderung bergerak mixed. Penguatan harga komoditas serta rencana pemerintah untuk menambah PMN ke beberapa BUMN, diharapkan mampu untuk mengimbangi sentimen kenaikan kasus positif harian. Menjelang akhir pekan, IHSG diperkirakan masih akan bergerak mixed pada rentang 5.950 – 6.130.

Level Aman Cadev Dorong Pasar SUN

Sejumlah pelaku pasar merespon positif data Cadangan Devisa (Cadev) periode Juni, yang naik 0,51% menjadi senilai USD 137,1 miliar.

Daily Report | 8 Juli 2021

Dari bursa domestik, penurunan tipis pada IHSG kemarin terjadi di tengah aksi net sell asing sebesar Rp 188 miliar. Bank Indonesia dijadwalkan akan merilis Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) periode Juni, dimana investor akan mencermati dampak pemberlakuan PPKM Darurat pada hasil survey. Secara teknikal, pergerakan IHSG berpotensi untuk rebound terbatas dengan rentang 5.950 – 6.130.

Daily Report | 7 Juli 2021

Dari dalam negeri, IHSG mampu rebound meski di tengah minimnya sentimen positif baru; dengan penguatan terjadi pada 9 dari 11 sektor. Investor akan mencermati rilis data Cadangan Devisa Juni yang diperkirakan masih berada pada level aman untuk menjaga stabilitas Rupiah. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan masih akan bergerak pada rentang konsolidasi di 5.950 – 6.130.

Daily Report | 6 Juli 2021

Dari bursa domestik, IHSG ditutup terkoreksi seiring dimulainya pemberlakuan PPKM Darurat di wilayah Jawa-Bali. Pelaku pasar masih cenderung akan mengambil sikap wait and see dengan mencermati efektivitas kebijakan ini dalam mengurangi laju penyebaran Covid-19. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan melanjutkan fase konsolidasi di area 5.950 – 6.130.

Weekly Report | 5 Juli 2021

Memasuki kuartal III/2021, investor akan mencermati beberapa rilis data ekonomi yang dijadwalkan pekan ini; seperti posisi Cadangan Devisa RI dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK). Per Juni 2021, posisi Cadev masih berada di USD 136 miliar atau setara dengan 9,5 bulan impor. Di sisi lain, posisi IKK Indonesia yang telah berada di atas level 100 selama 2 bulan terakhir; berpotensi untuk kembali tertekan seiring dengan pemberlakuan PPKM Darurat di wilayah Jawa-Bali.