Biaya Pemungutan Bea Materai
Dengan hormat, Sehubungan dengan Surat Ketetapan No. S-71/PBM/PJ/2022 Direktorat Jenderal Pajak RI tanggal 22 Februari 2022 mengenai … [Read more…]
Dengan hormat, Sehubungan dengan Surat Ketetapan No. S-71/PBM/PJ/2022 Direktorat Jenderal Pajak RI tanggal 22 Februari 2022 mengenai … [Read more…]
Secara teknikal, indeks acuan diperkirakan masih akan bergerak volatil dengan proyeksi rentang pergerakan di 6.750-6.950.
Presiden AS kembali mengumumkan sanksi baru yang akan mempersulit Rusia dalam mengimpor peralatan teknologi.
Untuk hari ini, indeks acuan berpeluang untuk menguat terbatas pada kisaran rentang 6.900 – 7.000.
AS tengah menyasar institusi keuangan Rusia, pasca Presiden Vladimir Putin mengakui kedaulatan beberapa wilayah di Ukraina Timur.
Ekspektasi yield di tengah sentimen geopolitik eksternal, membuat nominal yang dimenangkan lebih rendah dari target indikatif senilai IDR 11 triliun.
Secara teknikal, indeks acuan akan mencoba untuk rebound dengan proyeksi rentang pergerakan di 6.800-6.950.
Yield Surat Utang Negara (SUN) seri FR0091 relatif flat di tutup di level 6,48%.
Secara teknikal, indeks acuan hari ini diperkirakan bergerak mixed pada rentang 6.850-6.950.