Pemerintah Selektif Dalam Lelang SUN
Berdasarkan data DJPPR, jumlah penawaran yang masuk lelang SUN senilai IDR 43,5 triliun, atau lebih tinggi dari lelang sebelumnya IDR 39,42 triliun.
Berdasarkan data DJPPR, jumlah penawaran yang masuk lelang SUN senilai IDR 43,5 triliun, atau lebih tinggi dari lelang sebelumnya IDR 39,42 triliun.
Sektor Cons. Non-Cyclical relatif ungguli sektor lainnya, di tengah potensi tekanan ekonomi, membuat sektor ini menguat 0,62%. Kemarin, IHSG melemah 1,2% ditutup di bawah level psikologis 7.100, dengan asing masih mencatatkan net buy senilai IDR 396 miliar.
Bursa Wall Street ditutup melemah, dengan indeks Nasdaq turun hingga 2,4%, tekanan saham-saham teknologi yang sensitif pada kenaikan FFR, seiring yield UST10Y kembali mendekati level psikologis 3% Jumat lalu.
PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) berencana menerbitkan Obligasi Wajib Konversi (OWK) Seri B, sebanyak-banyaknya sebesar IDR 800 miliar yang akan dikonversi menjadi saham baru dalam KRAS
Growth stock megacap pimpin penguatan Wall Street, dengan indeks Nasdaq menguat hingga 2,7%. Investor merespon positif pasar tenaga kerja AS yang tetap kuat, seiring data Initial Jobless Claims pertengahan Mei turun menjadi 200 ribu klaim, atau level terendah sejak tahun 1969.
Lelang Sukuk pada Selasa (31/5), mencatatkan penawaran masuk senilai IDR 20,22 triliun, untuk sebanyak enam seri yang terdiri atas satu SPN-S dan lima project based sukuk (PBS)
Efektifitas Kenaikan FFR 50 Bps. Masuk bulan Juni, investor kembali mencermati efektifitas sikap Hawkish the Fed, seiring inflasi AS periode Mei diproyeksikan sebesar 0,7% MoM, lebih tinggi dari inflasi bulan sebelumnya 0,3% MoM. NHKSI Research melihat jika inflasi AS belum melandai, kemudian the Fed bereaksi lebih agresif melampaui ekspektasi, maka berpotensi membuat pasar kembali berfluktuasi.
Inflasi Mei diproyeksikan sebesar 0,43% MoM, lebih rendah dari capaian inflasi April 0,95% MoM, seiring sejumlah komoditas mengalami penurunan harga, seperti minyak goreng. Proyeksi ini, inline dengan keputusan BI mempertahankan BI 7DRRR di level terendahnya 3,50%.
Menutup Mei, IHSG Menuju 7.100? IHSG kembali ditutup diatas level psikologis 7.000 kemarin. Sempat tertekan hingga ke level 6.974 pada perdagangan sesi I, IHSG akhrinya ditutup menguat 11 poin ke level 7.037. Sebanyak sembilan dari sebelas sektor menguat, dengan transportation & logistic naik hampir 4%.