Information of PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) IPO
PT. Arsy Buana Travelindo adalah biro perjalanan wisata yang berdiri tahun 2016. Layanan yang diberikan antara lain Kamar hotel, land arrangement dan tiket pesawat.
PT. Arsy Buana Travelindo adalah biro perjalanan wisata yang berdiri tahun 2016. Layanan yang diberikan antara lain Kamar hotel, land arrangement dan tiket pesawat.
Pelaku pasar mencerna data makro yang menunjukkan kekuatan ekonomi AS memvalidasi kebijakan moneter ketat yang tengah dijalankan oleh Federal Reserve. Initial Jobless Claims turun ke angka 192ribu di luar dugaan 200ribu (dan juga lebih rendah dari periode sebelumnya 195ribu) mengindikasikan pasar tenaga kerja masih ketat.
Pasar saham global dan harga minyak rebound seiring pelaku pasar mencerna data makro yang menunjukkan kekuatan ekonomi AS memvalidasi kebijakan moneter ketat yang tengah dijalankan oleh Federal Reserve. Initial Jobless Claims turun ke angka 192 ribu di luar dugaan 200 ribu (dan juga lebih rendah dari periode sebelumnya 195 ribu) mengindikasikan pasar tenaga kerja masih ketat.
Pelaku pasar mencerna hasil FOMC Meeting Minutes yang menyatakan bahwa hampir seluruh pejabat Federal Reserve setuju untuk menetapkan besaran kenaikan suku bunga mendatang menjadi 25bps dan membawa FFR ke level 4.75% pada FOMC mendatang bulan Maret.
Index Dow Jones dan S&P500 meneruskan penurunan walau tidak sedalam hari Selasa lalu, di mana Nasdaq seorang diri berhasil ditutup di teritori positif; seiring pasar mencerna hasil FOMC Meeting Minutes yang menyatakan bahwa hampir seluruh pejabat Federal Reserve setuju untuk menetapkan besaran kenaikan suku bunga mendatang menjadi 25 bps dan membawa FFR ke level 4.75% pada FOMC mendatang bulan Maret.
Wall Street membukukan performa terburuk pada tahun ini dengan kejatuhan ketiga indeks utama sekitar 2 persenan, seiring para investor menterjemahkan rebound pada aktifitas usaha sepanjang Feb. sebagaimana tergambar pada angka S&P Global Composite PMI yang masuk ke teritori ekspansif 50.2 (level tertinggi 8bulan) ; sebagai sebuah indicator lain bahwa Bank Sentral AS akan mempertahankan suku bunga tinggi demi mengendalikan inflasi.
Wall Street membukukan performa terburuk pada tahun ini dengan kejatuhan ketiga indeks utama sekitar 2 persenan, seiring para investor menerjemahkan rebound pada aktivitas usaha sepanjang Feb. sebagaimana tergambar pada angka S&P Global Composite PMI yang masuk ke teritori ekspansif 50.2; sebagai sebuah indikator lain bahwa Bank Sentral AS akan mempertahankan suku bunga tinggi demi mengendalikan inflasi.
Bank Indonesia mencatat transaksi berjalan kembali mencatat surplus 4Q22 sebesar USD 4,3miliar atau 1.3% dari PDB, namun sedikit melambat dari 3Q22 sebesar USD 4.5miliar; didukung oleh surplus neraca perdagangan nonmigas & harga komoditas ekspor yang tetap tinggi.
Bursa global bertahan di teritori positif pada awal pekan ini di tengah liburnya pasar saham AS. Adapun hari ini ada sederet data ekonomi yang menjadi perhatian pasar keuangan global, yang kebanyakan berkisar sekitar Purchasing Manager Index dari Jepang, Perancis, Jerman, Zona Eropa, Inggris dan AS.