Pasar Keuangan AS Naik Dua Hari Berturut-turut

Pasar keuangan AS naik dua hari berturut-turut seiring meningkatnya optimisme bahwa kemelut plafon utang AS dapat diatasi dalam beberapa hari ke depan. Adapun rilis data ekonomi menyatakan bahwa Initial Jobless Claims turun ke angka 242,000 (lebih rendah dari ekspektasi maupun minggu sebelumnya), merupakan tanda bahwa pasar tenaga kerja masih ketat.

Daily Report | 19 Mei 2023

Pasar saham AS naik dua hari berturut-turut seiring meningkatnya optimisme bahwa kemelut plafon utang AS dapat diatasi dalam beberapa hari ke depan. Adapun rilis data ekonomi menyatakan bahwa Initial Jobless Claims turun ke angka 242,000 (lebih rendah dari ekspektasi maupun minggu sebelumnya), merupakan tanda bahwa pasar tenaga kerja masih ketat.

Pasar Keuangan AS Ditutup Memerah pada Perdagangan Selasa (16/05/23)

Pasar keuangan AS ditutup memerah pada perdagangan Selasa (16/05/23) setelah prediksi kinerja yang mengecewakan dari Home Depot dan sejumlah data ekonomi seperti US Retail Sales (Apr.) menunjukkan belanja konsumen yang melemah ; sementara ketidakpastian mengenai suku bunga dan proses negosiasi plafon utang pemerintah juga turut menggelayuti sentimen pasar.

Daily Report | 17 Mei 2023

Indeks Wall Street ditutup memerah pada perdagangan Selasa (16/05/23) setelah prediksi kinerja yang mengecewakan dari Home Depot dan sejumlah data ekonomi seperti US Retail Sales (Apr.) menunjukkan belanja konsumen yang melemah; sementara ketidakpastian mengenai suku bunga dan proses negosiasi plafon utang pemerintah juga turut menggelayuti sentimen pasar.

Pasar Saham AS Bergerak Perlahan ke Area Positif

Pasar saham AS bergerak perlahan ke area positif, yield obligasi negara juga merambat naik seiring optimisme pejabat ibu kota negara akan mampu mencapai kata sepakat seputar masalah plafon utang AS.

Daily Report | 16 Mei 2023

S&P500 dan Dow Jones ditutup naik masing-masing 0.3% dan 0.14% setelah rilis data kegiatan manufaktur di New York semakin meyakinkan lambatnya ekonomi AS yang mana bisa membantu menyeret turun Inflasi, di tengah jalannya negosiasi mengenai plafon utang pemerintah. NY Empire State Manufacturing Index (May) keluar anjlok di angka -31.8, jauh di bawah ekspektasi -3.7.

Weekly Report | 15 Mei 2023

Dunia mulai memasuki fase resesi ringan, “obat” The Fed (akhirnya) bekerja manjur. Ancaman resesi yang semakin nyata menghantui AS serta lemahnya ekonomi China membuat sentimen pasar keuangan global agak suram dan pasar modal Indonesia terkena imbasnya dengan menyusut 1.18% sepanjang perdagangan minggu lalu; terlebih lagi ditimpali juga oleh aksi jual asing di angka IDR 1.1 triliun (all market).

US Dollar Menguat 1.4% Atas Euro, Yen, dan Mata Uang Lainnya

US Dollar menguat 1.4% atas Euro, Yen, dan mata uang lainnya (merupakan kenaikan terbesar sejak September) ; namun sejumlah bursa saham dunia ditutup mundur pada perdagangan Jumat (12/05/23) , seiring rilis data US Consumer Sentiment (May) anjlok ke titik terendah dalam 6bulan. Dollar Index menguat atas 6 mata uang major dunia sebesar 0.59%, pada hari yang sama harga minyak mentah dunia tergelincir untuk minggu ke-empat.

Daily Report | 15 Mei 2023

Bursa saham AS ditutup di teritori negatif untuk 5 hari berturut-turut pada perdagangan Jumat (12/05/23), diseret turun oleh saham-saham mega caps seiring data US Consumer Sentiment (May) anjlok ke titik terendak dalam 6 bulan.