Para Investor Saham Sedunia Berusaha Mencari Arahan
Dengan tutupnya pasar saham AS disebabkan libur Hari Buruh, maka para investor saham sedunia berusaha mencari arahan dengan memperhatikan hal-hal berikut yang terjadi di benua Asia & Eropa.
Dengan tutupnya pasar saham AS disebabkan libur Hari Buruh, maka para investor saham sedunia berusaha mencari arahan dengan memperhatikan hal-hal berikut yang terjadi di benua Asia & Eropa.
Dengan tutupnya pasar saham AS disebabkan libur Hari Buruh, maka para investor saham sedunia berusaha mencari arahan dengan memperhatikan hal-hal berikut yang terjadi di benua Asia & Eropa.
Sejumlah data ketenagakerjaan AS jadi fokus perhatian para pelaku pasar di pekan lalu. Job Openings & Labor Turnover Survey (JOLTs) yang mengukur permintaan tenaga kerja, muncul di angka 8.8 juta pada bulan Juli, di bawah ekspektasi 9.46 juta. Adapun angka JOLTs dari Departemen Ketenagakerjaan AS ini telah jatuh selama 3 bulan berturut-turut, memberi sinyal bahwa tekanan pada pasar tenaga kerja mulai memudar.
Dow dan Nasdaq masing-masing naik 1.4% dan 3.2% minggu lalu, membukukan kinerja mingguan terkuat sejak Juli. S&P 500 naik 2.5% untuk minggu terbaiknya sejak Juni setelah naiknya Unemployment Rate ke level 3.8% (dari 3.5%) di bulan Juli memperkuat ekspektasi jeda kenaikan suku bunga Fed Fund Rate bulan ini, sementara saham perusahaan streaming anjlok karena perselisihan suku bunga antara Disney dan Charter Communications.
Dow dan Nasdaq masing-masing naik 1.4% dan 3.2% minggu lalu, membukukan kinerja mingguan terkuat sejak Juli. S&P 500 naik 2.5% untuk minggu terbaiknya sejak Juni setelah naiknya Unemployment Rate ke level 3.8% (dari 3.5%) di bulan Juli memperkuat ekspektasi jeda kenaikan suku bunga Fed Fund Rate bulan ini, sementara saham perusahaan streaming anjlok karena perselisihan suku bunga antara Disney dan Charter Communications.
Personal Consumption Expenditures (PCE) price index, yang merupakan acuan Inflasi favorit dari Federal Reserve, naik 3.3% yoy pada bulan Juli, sesuai dengan ekspektasi.
Bursa saham AS ditutup beragam pada perdagangan Kamis (31/08/23) menutup bulan Agustus dengan total penurunan bulanan 1.8% untuk S&P500, 2.4% untuk Dow, dan Nasdaq 2.2%.
Ketiga indeks utama AS ditutup di teritori positif, setelah rilis data ketenagakerjaan terbaru yang lesu memberi sinyal ekonomi AS telah mendingin, kembali memicu ekspektasi bahwa Federal Reserve tidak perlu menaikkan suku bunga pada FOMC Meeting mendatang bulan September.
Ketiga indeks utama AS ditutup di teritori positif, setelah rilis data ketenagakerjaan terbaru yang lesu memberi sinyal ekonomi AS telah mendingin, kembali memicu ekspektasi bahwa Federal Reserve tidak perlu menaikkan suku bunga pada FOMC Meeting mendatang bulan September.